Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Kriminalisasi pembela HAM, Komnas HAM usul revisi UU perlindungan HAM

Kriminalisasi pembela HAM, Komnas HAM usul revisi UU perlindungan HAM

Jogjakarta-KoPi| Dasar hukum pembela hak asasi manusia tertulis pada pasal 28 C UUD 1945. Bahkan secara eksklusif tercantum dalam pasal 100 Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 tentang HAM. Namun kedua payung hukum tersebut hanya memberi kebebasan mengeluarkan pendapat dan aksi perlindungan HAM sementara tidak ada jaminan keselamatan bagi pejuang HAM.

Salah kasus terjadi pada aktivis HAM, Aji Kusumo pernah mendekam di sel tahanan Sleman sekitar tiga bulan. Aji masuk tahanan karena maslah dengan pembangunan apartemen Uttara the icon pada Oktober 2014 yang lalu.

Komisioner HAM RI Siti Noor Laila menanggapi ada kesalahan prosedur dalam penahanan Aji Kusumo. Menurut Laila, untuk masalah pembangunan apartemen Uttara The Icon yang berkiatan dengan lingkungan tidak bisa dipidanakan atau sengketa perdata.

Mengenai hal ini Laila mengusulkan kepada DPR untuk merevisi pasal 100 Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 tentang HAM. Revisi dengan menyertakan jaminan keselamatan bagi para pembela HAM.

“ Banyak pejuang HAM mendapat intimidasi bahkan krimianlisasi, kami berupaya ( Komnas HAM) mengusulkan revisi pasal 100 Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 tentang HAM. sekarang sedang membahas kemungkinan akan memasukan perlindungan pembela HAM. Rencananya (usulan) masuk prolegnas DPR tahun depan”, kata Laila.

Selain itu Laila menambahkan perempuan menjadi kelompok rentan pembela HAM. Seringkali aktivis perempuan mendapat serangan kekerasan bahkan pemerkosaan dari pelanggar HAM.

“ Saat kasus cebongan, kalau perempuan (mereka) gampang ngomong perkosa aja rame-rame”, jelas Laila. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next