Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Kotak Hitam AirAsia tengah diupayakan diangkat

The Independent.uk The Independent.uk

KoPi| Tim Basarnas dan pencari Kotak Hitam mendapatkan sinyal (Ping) dari keberadaan Kotak Hitam pesawat AirAsia QZ8501 dari lokasi mercusuar, kata salah seorang pejabat. Kotak Hitam bisa bertahan selama satu bulan setelah kontak dengan air.

Santosa Sayogo, penyidik di Komite Keselamatan Nasional ( National Transportation Safety Committee )mengatakan Kotak Hitam tampaknya tidak lagi di ekor pesawat.

"Kami menerima update dari lapangan dimana tim pendeteksi 'Ping' telah mendapatkan "ping' (sinyal), " katanya pada Reuters.

"Kami memiliki petunjuk Kotak Hitam. Penyelelam perlu meengkonfirmasi. Sayangnya Kotak Hitam terlepas dari ekor pesawat. Tapi penyelam kami perlu mengkonfirmasinya posisinya."

Kotak Hitam seharusnya berisi rincian dan penjelasan saat-saat terakhir peswat mengapa terjatuh.

Kotak hitam perekam penerbangan harus berisi rincian saat-saat terakhir pesawat dan menjelaskan mengapa itu jatuh.

Ekor pesawat AisAsia QZ8501 teridentifikasi pada Rabu (7/1) pekan lalu oleh patroli AL.

Material terendam atau berada di kedalaman 30m di bawah permukaan laut, sekitar 30 km dari posisi hilangnya pesawat.

Kepala Basarnas, Fransiskus bambang Soelistyo, mengatakan para penyelam tengah mengikatkan tali pada ekor pesawat dan mencoba mengangkatnya. Mengkobinasikan balon apung dan derek sehingga ekor tidak akan rusak." 

Bambang Soelistyo juga menegaskan bahwa mencari mayat korban adalah prioritas utama.

Lisensi AirAsia rute penerbangan AirAsia QZ8501 ditangguhkan setelah pihak berwenang mengatakan bahwa peswat itu tidak memiliki otorisasi menerbangkan pada hari Ahad, ketika kecelakaan itu terjadi.

Penyebab kecelakaan itu masih belum diketahui,tetapi BMKG menyebut kemungkinan adalah faktor cuaca.| E Hermawan | Reusters

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next