Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Konferensi Hak Disabilitas dan Pendidikan Islam

Konferensi Hak Disabilitas dan Pendidikan Islam
Jogja-KoPI| Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta bersama Australian Chatolic University menyelenggarakan Konferensi Internasional mengenai Hak-Hak Penyandang Disabilitas, Pendidikan Inklusif dan Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia pada 21-22 Mei 2015. Acara ini didukung oleh Kedutaan Besar Australia di Jakarta.
 
Kepala Bagian Politik dan Ekonomi Kedutaan Besar Australia, Dr Bradley Armstrong, mengatakan yakin bahwa nilai-nilai Islam, yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan kesetaraan, berpotensi besar untuk meningkatkan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di Indonesia.
 
“Kerjasama Australia dan Indonesia ini merupakan bentuk nyata komitmen kita bersama untuk memenuhi hak-hak penyandang disabilitas, sejalan dengan Konvensi PBB mengenai Hak-Hak Penyandang Disabilitas yang telah diratifikasi oleh kedua negara,” jelas Bradley.
 
Konferensi tersebut didanai oleh Australia Indonesia Partnership for Justice, sebuah proyek Kementrian Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia (Bappenas) yang bertujuan mewujudkan hak-hak dasar dan memberantas korupsi di Indonesia.
 
back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next