Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Komnas HAM dan PP Muhammadiyah umumkan hasil autopsi Siyono

Komnas HAM dan PP Muhammadiyah umumkan hasil autopsi Siyono

Jakarta-KoPi| Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan PP Muhammadiyah siang ini (11/4) mengumumkan hasil autopsi jenazah almarhum Siyono. Hadir dalam konferensi, Busyro Muqoddas (Ketua PP Muhammadiyah), Dahnil Anzar Simanjuntak (Ketua PP Pemuda Muhammadiyah), dr.Gatot Suharto ( Tim Forensik), Prof.Hafidz Abbas (Komnas HAM).

“Kami melakukan otopsi independen setelah dimintai tolong oleh Komnas HAM”, ujar Busyro Muqoddas selaku Ketua PP Muhammadiyah bidang Hukum dan HAM. Beliau memaparkan bahwa konferensi pers adalah cara untuk #MencariKeadilan almarhum Siyono, mencari kejujuran dalam proses kematiannya alm Siyono.

Berikut hasil outopsi tim forensik Muhammadiyah yang disampaikan dalam konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat :

Pertama, Otopsi yang dilakukan Tim Dokter forensik yang diminta oleh PP Muhammadiyah adalah otopsi yang Pertama dan belum pernah diadakan otopsi.

Kedua, Pendarahan hebat dengan dibuktikan bagian otak tidak berwarna merah tetapi putih tidak ditemukan, menanda Bahwa pendarahan hebat tidak terjadi dibagian otak meskipun Ada luka dibagian otak Namun Tim forensik menyatakan bukan itu penyebab kematian,Seperti sebelumnya disampaikan pihak kepolisian.

Ketiga, Kesimpulan yang diambil Dokter Tim forensik adalah penyebab kematian adalah patah Tulang diberbagai bagian tubuh terutama bagian dada, Tulang rusuk dll, yang menyebabkan pendarahan hebat dijantung.

Keempat, Tidak ditemukan luka atau memar di tangan atau bagian tertentu yang menunjukkan Ada perlawanan dari Siyono.|SangPencerah.com

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next