Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

KNKT, tentang isi blackbox AirAsia QZ8501 yang beredar

KNKT, tentang isi blackbox AirAsia QZ8501 yang beredar

KoPi | Satu minggu terakhir beredar berita tentang isi blackbox AirAsia QZ8501. Isi berita yang beredar seolah telah tahu kondisi dan kejadian dari rekaman. Marjono Siwosuwarno, ketua Tim investigasi pesawat mengklarifikasi bahwa berita itu tidak benar.

"Bohong! Itu (isi rekaman blackbox AirAsia) tidak benar". Tegasnya dalam konferensi pers di kantor KNKT (12/1/2015).

Sub Komite Penelitian Kecelakaan Transportasi, Masruri, meminta masyarakat agar tidak langsung percaya. Begitu juga media massa agar lebih hati-hati dalam menerima berita-berita yang belum jelas.

"Saya sampai jam ini belum pernah dengar rekaman CVR (cockpit Voice Recorder). 

Jika sampai isi blackbox bocor sebelum verifikasi dan ijin dari wewenang, tim akan masuk penjara. Jadi tidak mungkin beredar dan bocor ke publik.

Menurut analis perilaku sosial virtual dari Universitas Airlangga, Dr. Tuti Budirahayu, melalu telpon menjelaskan bahwa mungkin terjadi proses kesalahan tafsir dari satu sumber berita. 

"Dunia maya menyebakan lapisan-lapisan informasi yang rentan ditafsirkan. Saya baca, sesungguhnya itu cerita blackbock AdamAir yang pilot dan co-pilot berteriak Allahu Akbar. Tapi kok sampai bisa jadi isi AirAsia, itu di luar kendali. Itulah dunia maya. masyarakat harus bijaksana menyaringnya." | E. Hermawan

 

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next