Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Ketua DPR RI respon video Elanto, yakini oknum polisi yang bermain

Ketua DPR RI respon video Elanto, yakini oknum polisi yang bermain

Jogjakarta-KoPi| Aksi heroik kembali ditunjukkan oleh Elanto Wijoyono, setelah berhasil menghadang moge yang melanggar lalu lintas beberapa waktu yang lalu. Kini Elanto mengunggah video oknum polisi lalu lintas di Pojok Beteng Wetan, yang diduga melakukan pungutan liar terhadap kernet truk.

Aksi kedua Elanto kembali menghebohkan masyarakat sekaligus menampar aparat kepolisian. Bahkan Ketua DPR RI, Setya Novanto juga mendukung keberanian aksi Elanto tersebut.

Setya Novanto geram dengan tindakan oknum polisi yang melakukan pungutan liar. "Itu adalah hal yang tidak bisa kita terima," jelas Setya Novanto seusai pembukaan konferensi GOPAC di Hotel Royal Ambarukmo pukul 11.00 WIB.

Setya meyakini oknum kepolisian memang bermain di belakang pungutan liar ini. Dalam hal ini pihak polisi harus melakukan evaluasi total di dalam tubuh kepolisian.

Pasalnya kedok oknum polisi yang terbuka ini, akan berdampak buruk terhadap citra polisi di mata masyarakat. Padahal selama ini masyarakat menganggap polisi sebagai patron bagi negara, yang secara ketat mengusut masalah hukum.

"Sangat tidak baik karena polisi merupakan patron negara kita, yang harus dicontoh oleh seluruh generasi kita, oleh aparat yang ada kita tindak secara cepat dan tegas," pungkas Setya Novanto. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next