Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Kemensos siapkan Dirjen baru, mengentaskan kemiskinan

Kemensos siapkan Dirjen baru, mengentaskan kemiskinan

Jogjakarta-KoPi| Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan Kementrian Sosial tengah membentuk Dirjen baru untuk penanggulangan kemiskinan. Tahap pembentukan Dirjen baru tersebut baru akan diusulkan ke Tim Penilai Akhir (TPA) untuk mendapatkan persetujuan.

Dirjen baru penanganan kemiskinan telah memenuhi syarat administrasi Keputusan Presiden (Keppres), Keputusan Menpan dan Peraturan Menteri Sosial.

“Ada penanganan fakir miskin ini direktorat baru, kini baru diusulkan ke TPA, organisasi sudah ada, Keppres sudah turun, Permenkos sudah,” papar Khofifah sebelum menghadiri rapat Indikator Kemiskinan di Hotel Santika pada Jumat tanggal 11 Desember 2015.

Dirjen khusus penanganan kemisnkinan ini akan memiliki tugas penting untuk mengentaskan kemiskinan masyarakat Indonesia. Berdasrkan perintah Presiden Joko Widodo, Dirjen baru memiliki lima tugas pokok.

“Lima hal pesan presiden, memacu pertumbuhan ekonbomi, meningkatkan investasi, menurunkan angka kemiskinan, menurunkan angka inflasi, menyempitkan kesenjangan sosial ekonomi,” tambah Khofifah.

Dalam ranah ke depan Kemenkos berkomitmen untuk menekan angka kemiskinan. Melalui dirjen baru nanti, Khofifah mengharapkan terjalinnya koordinasi yang harmonis antar lembaga sosial terkait.

Sementara dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menegah Nasional Kemensos menargetkan penurunan angka kemiskinan. Besaran rasio kemiskinan tahun 2015 sebesar 0,408.

“Dalam RPJMN kita akhir 2016 diakhirkan jadi 0,39, akhir periode pemerintahan ini, 0,36,” pungkas Khofifah. |Winda Efanur FS|Cucuk Armanto|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next