Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Kemendikbud sebar 800 guru ke pelosok negeri

Staf khusus Kemendikbud, Muhammad Choizin Staf khusus Kemendikbud, Muhammad Choizin

Jogjakarta-KoPi| Menurut data pusat teknologi dan komunikasi (Pustekkom) Kemendikbud dari sekitar 208 ribu sekolah se-Indonesia separuhnya masih tertinggal. Tingginya angka ketertinggalan sekolah menjadikan program kemajuan sekolah tertinggal sebagai prioritas utama kemendikbud.

Selama ini program memajukan sekolah tertinggal menjadi agenda yang diestafetkan kemendikbud dari masa ke masa. Seperti pada masa kepemimpinan Anis Baswedan, program meneruskan kepemiminan sebelumnya.

Menurut staf khusus kemendikbud, Muhammad Chozin menjelaskan rencananya besok di Jakarta (25/5), kemendibud akan melepas 800 guru untuk disebar ke pelosok negeri. Program 800 guru untuk menyebarkan tenaga pendidik yang selama ini distribusinya hanya memusat di Jawa.

“ Untuk guru kita ada program Guru Garis Depan (DTT), besok pagi kita launching di Jakarta oleh presiden, ini guru yang sudah ngajar di daerah kita dorong lagi, kita kirim ke daerah dengan pembekalan. Ada tahap pertama dari 800 orang untuk 4 propinsi, di Papua, Maluku, Kalimantan dan Nusa tenggara”, papar Chozin saat menjadi narasumber di Jogja digital Valley pukul 11.00 WIB di Jogja.

Selain itu Kemendikbud juga terus menggalakan perbaikan manajemen instansi sekolah. Hal ini terkait dengan kemudahan infrastruktur ke sekolah hingga tata kelola sekolah.

“Akses sekolah yang bagus, ada listrik, guru berkualitas. Melalui ini yang maju bukan di Jawa saja tapi semua pulau sama. Lalu yang penting, mutu dan akses terhadap pendidikan, penunjang infrastruktur, dan tata kelola pendidikan,” papar Chozin.

Chozin menegaskan tata kelola yang baik menjadi sentral program akan berjalan baik. Kendala dari tata kelola terkait dengan tidak transparannya manjemen dan tindakan korupsi. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next