Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Kemendikbud sebar 800 guru ke pelosok negeri

Staf khusus Kemendikbud, Muhammad Choizin Staf khusus Kemendikbud, Muhammad Choizin

Jogjakarta-KoPi| Menurut data pusat teknologi dan komunikasi (Pustekkom) Kemendikbud dari sekitar 208 ribu sekolah se-Indonesia separuhnya masih tertinggal. Tingginya angka ketertinggalan sekolah menjadikan program kemajuan sekolah tertinggal sebagai prioritas utama kemendikbud.

Selama ini program memajukan sekolah tertinggal menjadi agenda yang diestafetkan kemendikbud dari masa ke masa. Seperti pada masa kepemimpinan Anis Baswedan, program meneruskan kepemiminan sebelumnya.

Menurut staf khusus kemendikbud, Muhammad Chozin menjelaskan rencananya besok di Jakarta (25/5), kemendibud akan melepas 800 guru untuk disebar ke pelosok negeri. Program 800 guru untuk menyebarkan tenaga pendidik yang selama ini distribusinya hanya memusat di Jawa.

“ Untuk guru kita ada program Guru Garis Depan (DTT), besok pagi kita launching di Jakarta oleh presiden, ini guru yang sudah ngajar di daerah kita dorong lagi, kita kirim ke daerah dengan pembekalan. Ada tahap pertama dari 800 orang untuk 4 propinsi, di Papua, Maluku, Kalimantan dan Nusa tenggara”, papar Chozin saat menjadi narasumber di Jogja digital Valley pukul 11.00 WIB di Jogja.

Selain itu Kemendikbud juga terus menggalakan perbaikan manajemen instansi sekolah. Hal ini terkait dengan kemudahan infrastruktur ke sekolah hingga tata kelola sekolah.

“Akses sekolah yang bagus, ada listrik, guru berkualitas. Melalui ini yang maju bukan di Jawa saja tapi semua pulau sama. Lalu yang penting, mutu dan akses terhadap pendidikan, penunjang infrastruktur, dan tata kelola pendidikan,” papar Chozin.

Chozin menegaskan tata kelola yang baik menjadi sentral program akan berjalan baik. Kendala dari tata kelola terkait dengan tidak transparannya manjemen dan tindakan korupsi. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next