Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Kasus dugaan korupsi, GAKY laporkan Bupati Bantul sebagai tersangka

kiri : ketua GAKY, Benny Susanto kiri : ketua GAKY, Benny Susanto

Jogjakarta-KoPi| Gerakan Anti Korupsi Yogyakarta (GAKY) pukul 10.30 WIB melaporkan dugaan korupsi Bupati Bantul, Sri Widati ke Polda DIY.

Bergulirnya persidangan kasus dana hibah Persiba telah menyeret keterlibatan istri, Mantan Bupati Bantul Idham samawi. Sebelumnya Ida telah didatangkan sebagai saksi di pengadilan tanggal 27 Mei 2015.

Menurut Ketua GAKY, Benny Susanto pada kesaksian persidangan sebelumnya dari mantan kepala DPPKAD, Abu Dharin Noorhadi dan Bupati Bantul, Sri Widati sendiri. Menegaskan Bupati Bantul yang menjadi penanggung jawab cairnya dana hibah Persiba.

Bahkan secara khusus kesaksian mantan kepala DPPKAD, Abu Dharin Noorhadi menegaskan inisiatif NPHD (naskah Hibah Perjanjian Daerah) berasal dari Bupati Bantul, Sri Widati dengan ketua KONI Idham Samawi.

Menurut keterangan Bupati Bantul mengaku penandatanganan hibah Persiba untuk pencairannya berdasarkan Perbup 06 C tahun 2008. Namun dalam pelaksanaannya Bupati Bantul tidak melakukan pengawasan lebih terkait penggunaannya. Hal ini menyalahi Perbup 06 C pasal 7 ayat 4.

Salah satu penyalahan penggunaan dana hibah Persiba untuk pelunasan hutang sebesar 3,8 miliar. “ Fakta lain dari pencairan dana APBD Bantul dana hibah KONI Bantul 2011 utamanya Hibah Persiba dipakai untuk pengembalian hutang Persiba sebesar 3,8 Miliar ke beberapa pihak yang tidak sesuai dengan mekanisme pencairan anggaran negara (APBD 2011 mestinya untuk kegiatan tahun 2011 bukan 2010)”, papar Benny.

Pelaporan Bupati Bantul sebagai tersangka akan menggenapkan empat tersangka yang ditetapkan terlebih dahulu, yakni Ketua KONI Bantul, Idham Samawi, mantan Kepala Pemuda dan Olahraga Pemda Bantul, Edy Bowo Nurcahyo, Bendahara PSSI Bantul dan Pesiba Bantul, dan Direktur PT. Aulia Tria Jaya Mandiri, Maryani. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next