Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Jokowi : Mancanegara kagum dengan kamejemukan Indonesia

Jokowi : Mancanegara kagum dengan kamejemukan Indonesia
Sleman-Kopi|Dalam kunjungannya ke Kongres Pancasila ke IX di UGM,Presiden Jokowi mengatakan kemajemukan Indonesia mendapat pertanyaan dan masukan dari banyak kepala negara dunia.
Pesan dan kesan tersebut ia dapa saat dirinya melakukan kunjungan dan pertemuan antarkepala negara beberapa waktu sebelumnya. Mereka sering bertanya kepada Jokowi bagaimana pengelolaan negara Indonesia yang damai meski memiliki banyak suku bangsa.
 
"Saya bertemu dengan kepala negara seperti presiden,PM dan raja ,Saya selalu sampaikan bahwa indonesia terdiri dari 17 ribu pulau,memiliki 714 suku yang beragam,dan 1100 lebih bahasa lokal. Mereka bertanya balik bagaimana mengelolanya?managementnya  apa?,mereka mengungkapkan bahwa mereka sangat terkagum dengan Indonesia,"ujarnya saat menyampaikan sambutan Kongres Pancasila di UGM ,Sabtu (22/7).
 
Selain itu, Jokowi juga menceritakan salah satu pertemuannya yang paling berkesan dengan Presiden Afganistan,Asif Ragani. Asif mengungkapkan kepada presiden Jokowi bahwa indonesia sangat mirip dengan Afganistan serta memiliki  potensi terjadi perpecahan konflik seperti yang terjadi di Afganistan.
 
"Afganistan punya kekayaan alam yang hampir mirip dengan Indonesia ,ladang minyak dan tambang emas yang besar namun karena gesekan konflik maka terjadi lah peperangan.Kekayaan disana kurang terkelola dengan baik. Konflik pun terus berkecamuk selalu terjadi ,dan saat ini  ada 40 kelmpok yg saling berperang. Padahal mereka hanya memiliki 2 suku,"
 
Pada pertemuannya dengan Presiden Afganistan, ia mendapatkan masukan dari Asif agar tetap menjaga keragaman Indonesia dan kedamaian antar sesama di Indonesia. Pengendalian gesekan menjadi kunci utama agar konflik tidak terjadi di suatu negara. 
 
Presiden pun menanggapi bahwa Indonesia sebenarnya sudah memiliki solusi pada potensi gesekan di Indonesia yaitu Pancasila. Pancasila menjadi alat peredaman konflik antar suku bangsa di Indonesia. 
 
Dari masukan Presiden Afganistan tersebut,Jokowi pun menghimbau kepada peserta Kongres Pancasila dan seluruh warga indonesia agar belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui konflik dan perang. Ia mengatakan pancasila dapat menjadi pemersatu bangsa dalam menyatukan kemajemukan Indonesia.
 
"Bagaimana kita buat majemuk,bhineka bisa satu,rukun dan damai? Jawaban saya karena indonesia punya Pancasila. Alhamdulilah kita bisa hidup gotong royong karena Pancasila. Indonesia diharapkan menjadi rujukan internasional sebagai contoh negara yang rukun dan damai dalam kemajemukan dunia,"tandasnya.| Ardli
 
back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next