Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Jogja kota batik dunia, Sultan HB X rencanakan pembangunan museum batik

Penyerahan duplikat sertifikat batik di Pagelaran Kraton Penyerahan duplikat sertifikat batik di Pagelaran Kraton

Jogjakarta-KoPi| Penetapan Kota Jogjakarta sebagai kota batik dunia, Sultan Hamengkubawono X berkomitmen akan mengembangkan dan melestarikan batik secara intens. Sultan Hamengkubawono X berencana akan membangun musium batik di Jogjakarta.

“Mendalami pelestarian dan pemanfaatan agar di Jogjakarta, saya berharap agar segera dibangun museum batik, sebagaimana museum batik di Pekalongan”, jelas Sultan Hamengkubawono X saat perayaan Jogja sebagai kota batik di dunia di Pagelaran Kraton pukul 16.00 WIB.

Tindak lanjut rencana pembangunan musium batik akan berbasiskan pada desa seperti kawasan Makam Imogiri. Pemanfaatan desa untuk pengembangan dan pelestarian batik karena desa memiliki variasi corak batik yang lebih beragam.

“Memanfaatkan desa sebagai pintu untuk pelestarian dan pegembangan batik, karena dekat dengan Makam Imogiri di situ ada akulturasi budaya, agar menghasilkan seni batik yang semakin bercorak di Indonesia,” tutur Sultan Hamengkubawono X.

Mengenai lokasi museum batik, Sultan Hamengkubawono X mengusulkan di Kotagedhe. Menempati bekas rumah heritage yang memilki koleksi batik.

“Museum batik kita lihat dulu, kita ada heritage di Kotagede siapa tahu lokasinya cocok, itu heritage yang ditinggalkan pemilik, itu bisa dimuseumkan,” terang Sultan Hamengkubawono X.

Sementara Walikota Jogjakarta, Haryadi Suyuti menjelaskan lokasi museum batik memungkinkan dibangun di lima kawasan heritage Kraton, Kotagede, Pakualaman, Malioboro, dan Kotabaru. Namun dari kelima kawasan tersebut, Haryadi menilai kawasan Kraton dan Kotagede yang paling memungkinkan dibangun museum batik.

“Antara seputaran wialyah Kraton dan Kotagedhe, kita lihat nanti, apa membangun yang sudah ada atau membangun baru, tapi tempat itu harus bisa terjangkau oleh warga dari masyarakat, pegiat seni, anak-anak sekolah,” jelas Haryadi. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next