Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Jadi aksi, BEM SI libatkan 2000 mahasiswa

Jadi aksi, BEM SI libatkan 2000 mahasiswa

Jogjakarta-KoPi| BEM SI (seluruh Indonesia) akan menggelar aksi besar-besaran pada 21 Mei besok. Rangakaian aksi BEM SI menuntut pertanggung jawaban presiden Jokowi terkait kondisi nasional saat ini. Melalui aksi BEM SI meminta presiden Jokowi secara personal berdialog dengan mahasiswa.

Agenda besar BEM SI disambut baik oleh anggota BEM SI wilayah Jogja. Universitas yang tergabung dalam BEM SI seperti UGM, UNY, STMIK Amikom dan UMY mengaku positif bergabung aksi.

Menurut wakil presiden BEM UGM Ajad menekankan aksi tanggal 21 Mei besok tidak ada agenda penggulingan Presiden Jokowi. Fokus aksi menuntut dua hal yakni mengembalikan subsidi BBM dan pengembalian aset nasional dari Blok Mahakam dan Freeport.

“Tuntutan kita dua, cabut mekanisme pasar harga BBM, kedua kembalikan blok Mahakam dan Freeport. Ini permasalahan terdekat kita, blok Mahakam akan direnegoisasi inginnya ini kembali dipegang Indonesia, sebelumnya dipegang olah Jepang dan Prancis. Kita concern mengembalikan aset-aset kita”, kata Ajad.

Ajad menambahkan aksi besar-besaran BEM SI keniscayaan merespon kondisi nasional saat ini. Harapannya Preside Jokowi menerima mahasiswa. Sekalipun hasil aksi nanti kurang memuaskan, poin penting isu- isu tersampaikan kepada pemerintah.

Ketua BEM UNY, Harris Fadhillah mengiyakan sekitar 80 orang perwakilan dari Jogja akan berangkat sore ini. Aksi akan berlangsung sehari 21 Mei besok dari pukul 09.00-15.00 WIB.

Aksi BEM SI optimis melibatkan sekitar 1000-2000 mahasiswa seluruh Indonesia. Aksi akan diwarnai orasi dari perwakilan BEM wilayah, dan aksi teatrikal mahasiswa. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next