Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Imigrasi Pemalang perketat izin paspor

foto Effendi Saragih (sebelah kiri)kepala Kantor Imigrasi Kelas II Pemalang, didampingi Haryo Kasi Informasi dan Sarana informas foto Effendi Saragih (sebelah kiri)kepala Kantor Imigrasi Kelas II Pemalang, didampingi Haryo Kasi Informasi dan Sarana informas

Pemalang-KoPi |  Pemerintah Amerika dan Australia mengeluarkan travel warning beberapa minggu lalu. Hal tersebut ditanggapi  Imigrasi Kelas II Pemalang dengan memperketat penerbitan paspor WNI yang hendak ke luar negeri, terutama yang bertujuan di negara-negara konflik. Pengawasan ekstra ketat untuk pemohon paspor ini dilakukan untuk mencegah bergabungnya warga Indonesia terhadap organisasi terlarang di luar negri. 

Ditemui di kantornya, Rabu, 14 januari 2014 , Kepala Imigrasi Pemalang Effendi Saragih dan didampingi Kasi Informasi dan sarana informasi menjelaskan langkah-langkah yang ditempuh pihak imigrasi. Langkah tersebut meliputi memperketat proses tahapan wawancara saat pemohon mengajukan permohonan paspor baru. 

Menurut Haryono Susilo Kasi Informasi dan sarana informasi, pihaknya selalu mengacu pada SK menkumham pada sa'at inerview. Pihaknya akan langsung membatalkan pengajuan paspor, jika ditemuikan indikasi  adanya pemohon pasport  terindikasi untuk bergabung dengan organisasi terlarang.

Sementara itu Kepala Imigrasi Kelas II Pemalang Effendi Saragih mengatakan,Travel Warning yang dikeluarkan beberapa Negara adalah hak mereka dan merupakan langkah untuk melindungi warganya. Sedangkan tugas Indonesia adalah menunjukan ke Negara lain bahwa Indonesia masih dalam kondisi aman.

"Oleh karena itu ada atau tidak ada Travel warning pihak Imigrasi akan tetap konsisten dalam memperlakukan warga Negara yang akan membuat Pasport dengan ketat sesuai dengan SK Menkumham," tandasnya.

Saragih juga menyampaikan efek dikeluarkannya travel warning oleh Amerika dan Australia kemungkinannya adalah berkurangnya wisatawan asing ke Indonesia.

Saat ini Kantor Imigrasi Kelas II Pemalang setidaknya mengeluarkan 50 hingga 100 paspor setiap hari. Mayoritas pemohon adalah jama'ah umroh.| Kont: Joko Longkeyang

 

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next