Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Hari Nelayan, mahasiswa UGM : pemerintah harus pro nelayan

Hari Nelayan, mahasiswa UGM : pemerintah harus pro nelayan

Jogjakarta-KoPi| Dalam memperingati hari nelayan Indonesia yang jatuh pada hari ini, puluhan mahasiswa pertanian UGM melakukan long march sepanjang jalan Malioboro. Mereka mengawali start di Stasiun Tugu hingga finish di Nol Kilometer.

Menurut koordinator aksi Febrianus mengatakan mereka menuntut agar pemerintah membuka mata untuk memperhatikan nasib para nelayan. Dalam orasinya mereka meminta pemerintah untuk melihat dan merasakan penderitaan para nelayan.

“Kami yang ada di sini sedikit ini yang peduli, kebanyakan mahasiswa pertanian lainnya menganggap hari nelayan sebagai simbolik saja”, kritiknya.

Febrianus menambahkan pemerintah dalam hal ini berkewajiban memberikan kebijakan yang mendukung nelayan. Hal itu terwujud pada tiga tuntutan yang mereka perjuangkan :

·    Meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui pendidikan non-formal dan formal di sekitar pesisir pantai. Pemerintah dihimbau untuk memebrikan fasilitas sekolah-sekolah tidak lebih dari 3 kmdari bibir pantai. Pendidikan non formal dilakukan tepat sasaran. Tidak hanya melulu disandarkan pada proyek dan program kerja.
·    Menyediakan pos kesehatan di pesisir pantai. Pemerintah harus menyediakan pos-pos kesehatan demi meningkatkan taraf kesehatan nelayan.
·    Penyediaan koperasi alat lengkap. Ketersediaan alat tangkap yang jauh, minimnya teknologi tangkap dan pola hidup yang masih konsumtif. |Roihatul Firdaus, Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next