Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Gebrak anak muda Surabaya untuk kreatif selamanya

Gebrak anak muda Surabaya untuk kreatif selamanya
Surabaya - KoPi | Menjadi kreatif memang sangatlah mudah, apalagi bagi kaum muda. Namun, kreatifitas yang dimiliki jangan sampai hanya sekedar kepuasan diri sendiri. Kreatifitas yang dihasilkan harus bisa bermanfaat bagi dirinya dan juga  orang lain.

Dalam acara Kreatif Selamanya yang diselenggarakan  IC School pada sabtu (23/5), Ita Guntari selaku ketua Asapena Surabaya berharap kreatifitas pemuda Surabaya memberikan hasil yang nyata. Penyaluran kreatifitas tersebut bisa diaplikasikan dalam entepreneurship atau bisa disebut creativepreneur.

“Penyaluran kreatifitas anak muda itu penting, sehingga kreatifitas yang dimiliki tidak serta merta menjadi kepuasan diri sendiri. Padahal bisa bermanfaat untuk orang lain atau bisa menjadi penghasilan utama dirinya” ujar Ita.

Minat dan bakat yang dimiliki oleh anak tidak terbentur dengan sistem pendidikan di Indoensia. Menurut Ita, banyak institusi sekolah di Indonesia yang mulai menanamkan kreatifitas pada muridnya tapi tidak diaplikasikan dalam dunia nyata. sehingga Ita menilai hal tersebut menjadi percuma.

“Passion dalam diri seseorang jika difokuskan akan membentuk hasil yang sangat luar biasa. Anak muda tidak perlu menunggu waktu yang lama untuk mencapai kesuksesan. Jika kreatifitas dalam dirinya di fokuskan dan disalurkan dengan cara yang baik” uajarnya.

Ita menilai saat ini banyak karya anak muda yang dilirik oleh pasar industri. Sehingga ini merupakan pintu masuk bagi anak muda untuk mengembangkan bakatnya.
“Kreatifitas itu sangat banyak, menggambar, menulis, bernyanyi, banyak sekali. Itu merupakan jalur penghaslina mereka jika diseriuskan. Ini bentuk supaya kreatifitas anak muda tidak hilang arah.” Tutur Ita.

“Pasar untuk penjualan sangat gampang. Jika ada niat dan keinginan pasti jalannya akan menjadi mudah” lanjutnya. | Labibah

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next