Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Festival budaya Prancis ke 11 digelar di Jogja

Festival budaya Prancis ke 11 digelar di Jogja

Jogjakarta-KoPi| Printemps Francais  (PF) akan menggelar festival seni di Indonesia. Pagelaran seni dan budaya yang diprakarsai oleh Institut Prtancis di Indonesia (IFI) akan yang berlangsug dari 15 Mei- 10 Juni 2015.

PF merupakan acara tahunan hingga tahun 2015 sudah memasuki tahun yang ke 11. Di tahun 2015 ini Festival PF hadir di 11 kota besar yakni Bali, Bandung, Jakarta, Malang, Medan, Padang, Pontianak, Semarang, Solo, Jogjakarta, dan Surabaya.
Menurut perwakilan dari PF festival ini mengkolaborasikan seniman dari Prancis dan Indonesia. Beberapa garapan pertunjukan juga bekerjasama dengan Institut Seni Indonesia.

Sebagai pembuka PF akan menghadirkan pertunjukan teater musikal proyek : Hanya Kematian Yang Setia Menunggu 2015 karya Agung Kurniawan. Menurut Agung pertunjukan ini mengajak penonton untuk mengubah perspektif mengenai kematian.

“Ini akan mengajak penonton untuk melihat pespektif beda tentang kematian, orang-orang ,seniman besar selalu mempersiapkan kematiannya”, paparnya.

Pertunjukan Agung diilhami oleh puisi-puisi karya Gunawan Maryanto dengan iringan musik Frau. Bertempat di auditorium IFI tanggal 15 Mei 2015 pukul 19.30 WIB.

Selain itu  PF juga akan menghadirkan banyak pertunjukan musik salah satunya, musik klasik oleh Ensamble Doulce Memoire. Mereka akan membawakan lagu-lagu klasik masa Renaissance.|Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next