Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

DPRD janji jembatani WTT dengan Pemda DIY

DPRD janji jembatani WTT dengan Pemda DIY

Jogjakarta-KoPi| Wakil Ketua DPRD DIY, Darma Setiawan berjanji akan menjembatani tuntutan warga WTT tentang penolakan pembangunan bandara baru ke Pemda DIY.

Dalam sambutan singkat kepada warga WTT yang menggelar aksi mogok makan di depan kantor DPRD siang tadi, Darma mendesak Pemda, terutama Gubernur DIY untuk memberikan penjelasan langsung dengan berkenan menemui warga WTT.
"Saya berjanji melalui DPRD DIY, akan menyampaikan ke Pemda DIY, kita sama-sama menyusun program yang bisa mensejahterakan kehidupan masyarakat, kalau bandara dibangun du Temon masyarakat dapat apa?," jelas Darma.

Secara langsung, Darma mengandaikan persoalan bandara Kulonprogo dengan pembangunan selokan mataram. Pihak Sultan Hamengkubuwono saat itu menjelaskan maksud dan tujuan pembangunan selokan mataram di hadapan seluruh rakyatnya. Respon masyarakat kala itu menyambut baik titah Sultan Hamengkubuwono IX.  Perumpaan inilah yang diharapkan dilakukan oleh pihak Pemda DIY saat ini.

"Itu waktu selokan mataram dibangun, masyarakat beramai-ramai melaksanakan dhawuh Ngarso Ndalem IX, dengan semangat menggali. Karena pada saat itu, Ngarso Ndalem menjelaskan tujuan yang jelas kepada masyarakat, itu (pembangunan bandara) yang akan kita tuntut ke pemerintah daerah," tambah Darma.

Komitmen Darma Setiawan akan mengawal kasus bandara Kulonprogo mendapat simpati dari warga WTT. Atas sambutannya, Darma mendapatkan sekarung hasil kebun warga Temon, Kulonprogo.

Sementara Humas warga WTT, Santos menanggapi adanya aksi mogok makan di kantor DPRD DIY secara pribadi upaya untuk mengetuk perasaan wakil rakyat terhadap apa yang dialami oleh rakyatnya.

"Iya karena dulu di Kepatihan (aksi di Kepatihan kantor Gubernur DIY), tanggapannya susah, ini (kantor DPRD DIY), karena wakil rakyat, bisa menyampaikan aspirasi," papar Santos.
|Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next