Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Darurat asap, pakar politik serukan presiden mobilisasi massa atasi asap

Darurat asap, pakar politik serukan presiden mobilisasi massa atasi asap

Jogjakarta-KoPi| Pakar politik UGM, Arie Sudjito mendesak pemerintah melakukan langkah-langkah lebih maju untuk menanggulangi asap. Presiden Joko Widodo harus turun langsung memobiliasi massa, melakukan langkah-langkah lebih mutakhir soal penanganan asap.

“ Jadi tidak sekedar deklarasi tapi presiden turun langsung, langkah pemadaman yang sekarang belum efektif terus di lanjut, namun dengan langkah lain yang lebih efektif, ini soal tanggung jawab manusia secara moral,” jelas Ari Sudjito.

Arie Sudjito menyebut kebakaran hutan di beberapa wilayah di Kalimantan sebagai bencana kemanusiaan. Arie menegaskan perlunya solidaritas bersama menyelesaikan bencana asap ini. Solidaritas berasal dari jajaran pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga organisasi masyarakat.

“Banyak sumber daya kita ini belum digerakan baik perguruan tinggi, pemda, rumah sakit, itu diperintahkan oleh presiden untuk mengatasi, jangan sampai ini ada alasan secara administratif, negara kita punya banyak duit, tapi bagaimana kita memimpin, menata paradigma ke depan yang lebih konkret tapi jangka pendek dulu menyelamatkan saudara kita,” papar Arie.

Sementara Dosen Fakultas Kehutanan, Dr. Saktiawan menuntut ketegasan pemerintah untuk memberlakukan sistem keadilan lahan. Pasalnya kebakaran hutan khususnya hutan gambut merupakan perbuatan yang disengaja oleh oknum tertentu. Upaya responsif yang kini tengah diberlakukan tidak berfungsi lagi.

“Untuk menghindari ini upaya responsif sudah tidak berlaku lagi. Seperti upaya dari segi bgeofisik dengan perubahan tata kelola ekosistem gambut non drainase. Harus ada keadilan penguasaan lahan. Sekarang di gambut kebakaran. Bisa terjadi di ekosistem karst atau hutan tropis basah,” jelas Dr. Saktiawan. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next