Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Dandim TNI usul penghapusan pajak padi petani

Dandim TNI usul penghapusan pajak padi petani

Jogjakarta-KoPi| Petani memiliki masalah yang komplek dalam bercocok tanam. Masalah petani bermula dari tahap produksi hingga pemasaran. Pemerintah melalui program dari Kementrian Desa telah menurunkan anggota TNI dan jajarannya untuk mendampingi menyelesaikan masalah petani.

Menurut Dandim, H.M Gurning, TNI berkomitmen mendampingi petani sesuai dengan MoU dengan Kementrian Desa di pusat. Pendampingan ini berupa dari mulai tanam hingga membantu pemasaran.

“Pendampingan petani dari proses produksi hingga pemasarannya nanti kita akan bantu,” tutur Dandim HM. Gurning seusai acara Wiwit panen pari di Kelurahan Rejowinangun pukul 10.40 WIB.

Dandim HM. Gurning menambahkan keterlibatan TNI dalam proses pertanian sebagai langkah konkret kepedulian pemerintah terhadap petani. Setiap daerah diturunkan dua babinsa yang bertugas membantu petani.

“Negara mengkhawatirkan stok pangan akan berkurang, diprediksi pangan akan sulit ditemukan karena lahan pertanian semakin sempit. Untuk mengantisipasi kita ada strategi khusus. Dari TNI Angktan Darat ada pendampingan kepada petani. Dari jumlah 65 hektar sawah di jogja, pendampingan dilakukan di lima kecamatan salah satunya di Kotagede,” imbuh Dandim HM. Gurning.

Bahkan Dandim HM. Gurning sempat mengusulkan agar pihak Pemkot Jogja menghapuskan pajak PBB padi. Upaya untuk meringankan biaya produksi pertanian bagi petani.

Secara terpisah Lurah Retnononingtyas menyambut niat baik dari para TNI tersebut. Retno juga mendukung sepenuhnya usul dari Dandim HM. Gurning. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next