Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Dandim TNI usul penghapusan pajak padi petani

Dandim TNI usul penghapusan pajak padi petani

Jogjakarta-KoPi| Petani memiliki masalah yang komplek dalam bercocok tanam. Masalah petani bermula dari tahap produksi hingga pemasaran. Pemerintah melalui program dari Kementrian Desa telah menurunkan anggota TNI dan jajarannya untuk mendampingi menyelesaikan masalah petani.

Menurut Dandim, H.M Gurning, TNI berkomitmen mendampingi petani sesuai dengan MoU dengan Kementrian Desa di pusat. Pendampingan ini berupa dari mulai tanam hingga membantu pemasaran.

“Pendampingan petani dari proses produksi hingga pemasarannya nanti kita akan bantu,” tutur Dandim HM. Gurning seusai acara Wiwit panen pari di Kelurahan Rejowinangun pukul 10.40 WIB.

Dandim HM. Gurning menambahkan keterlibatan TNI dalam proses pertanian sebagai langkah konkret kepedulian pemerintah terhadap petani. Setiap daerah diturunkan dua babinsa yang bertugas membantu petani.

“Negara mengkhawatirkan stok pangan akan berkurang, diprediksi pangan akan sulit ditemukan karena lahan pertanian semakin sempit. Untuk mengantisipasi kita ada strategi khusus. Dari TNI Angktan Darat ada pendampingan kepada petani. Dari jumlah 65 hektar sawah di jogja, pendampingan dilakukan di lima kecamatan salah satunya di Kotagede,” imbuh Dandim HM. Gurning.

Bahkan Dandim HM. Gurning sempat mengusulkan agar pihak Pemkot Jogja menghapuskan pajak PBB padi. Upaya untuk meringankan biaya produksi pertanian bagi petani.

Secara terpisah Lurah Retnononingtyas menyambut niat baik dari para TNI tersebut. Retno juga mendukung sepenuhnya usul dari Dandim HM. Gurning. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next