Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

BPK perwakilan DIY periksa APBD tiga entitas DIY

BPK perwakilan DIY periksa APBD tiga entitas DIY

Jogjakarta-KoPi| Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan DIY melakukan pemeriksaan belanja daerah terhadap Kabupaten Bantul, Propinsi DIY dan pemerintah Kota Jogja. Pemeriksaan berlangsung tertutup di kantor BPK perwakilan DIY pada pukul 14.00 WIB.

Menurut Humas BPK perwakilan DIY, Nurohman pihak BPK perwakilan DIY melakukan pemeriksaan terhadap tiga hal kepada tiga wilayah tersebut. Pemeriksaan laporan keuangan, pemeriksaan kinerja dari aspek efektivitas dan efisiensi serta pemeriksaan tujuan tertentu.

Pihak BPK perwakilan DIY memberikan tenggat waktu 60 hari sejak tanggal 15 Januari 2016, agar ketiga wilayah tersebut melengkapi kekurangan dari temuan BPK. Sementara dari hasil pemeriksaan tadi siang, BPK telah menyerahkannya kepada dewan dan inspektorat.

"Adanya temuan dan penyebabnya apa? Kami diagnosa, dilengkapi entitas. Secara periodik kami memonitoring terkait tindak lanjut,"jelas Nurohman seusai pemeriksaan di kantor BPK pada tanggal 15 Januari 2016.

Nurohman menambahkan dari pemeriksaan tadi, BPK tidak menemukan adanya temuan yang penting. Sejauh ini masih menganalisis belanja daerah selama periode tahun 2015.

"Penganggaran di masing-masing entitas, misal wilayah kota Jogja dan Banntul pemeriksaan terkait infrastuktur modal, dan propinsi terkait belanja non infrastruktur," ujar Nurohman.

Sementara Inspektorat Kota Jogja, Wahyu Hidayat menjelaskan khusus pemeriksaan wiayah Kota Jogja tidak ada temuan berarti. Pemeriksaan dilakukan pada pembangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan.

"Semua berjalan lancar, tentang pembanguna RS. Pratama lancar tinggal penyelesaian, saat ini sudah 99%, mengenai pembangunan tempat penumpang Giwangan juga sudah hampir selesai pada Desember lalu,"jelas Wahyu Hidayat. |Winda Efanur FS|Cucuk Armanto|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next