Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

BPBD imbau warga waspada tiga sungai di Jogja

Bantaran Kali Code di kampung Surokarsan, Mergangsan Bantaran Kali Code di kampung Surokarsan, Mergangsan

Jogjakarta-KoPi| Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota, Agus Winarto menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Mengingat tingginya intensitas hujan selama sepekan terakhir.

Khususnya bagi warga yang tinggal di bantaran Kali Winongo, Kali Gajah Wong dan Kali Code. Waspada terhadap kenaikan debit air.

"Selain itu kewaspadaan pada gerakan tanah dan tanda-tanda kerusakan infrastruktur yang ada untuk dilaporkan ke BPBD untuk melakakukan koordinasi," jelas Agus saat ditemui di kantor pada Selasa, 16 Februari 2016.

Tingginya curah hujan di bulan Februari ini memungkinkan terjadinya banjir dan tanah longsor.

Seperti yang terjadi pada setahun yang lalu. Daerah bantaran Kali Winongo mengalami longsor.

"Tapi belum termasuk parah," imbuh Agus.

Agus menambahkan antisipasi lain terhadap tanggul yang jebol. Pasalnya usia infrastruktur penahan banjir tergolong tua.

Seperti kasus jebolnya tanggul di Surokarsan pada banjir tahun lalu. Karena tanggul sudah rapuh.

Pemkot dan jajarannya melakukan gotong royong membuat karung berisi pasir, untuk menahan arus air sungai.

Untuk jebolnya tanggul di kampung Surokarsan, Agus menjelaskan Pemkot akan melakukan perbaikan di tahun ini.

Wilayah Kotamadya merupakan rawan bencana. Terutama kebakaran, gempa dan banjir.

Meskipun saat ini belum terjadi bencana. Agus menegaskan Jogja masih belum dalam status aman.

" Untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana," pungkasnya.

| Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next