Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

BNPT 'terorisme' gandeng Kemenag atasi teroris

BNPT 'terorisme' gandeng Kemenag atasi teroris

Jogjakarta-KoPi| Kementerian Agama, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan perwakilan pemuda dari universitas Yogyakarta menandatangani MoU kesepahaman terorisme di Jogja Expo Center pukul 12.00 Wib.Kepala BNPT Komjen Usman Saud Nasution memandang pentingnya menggandakan kerjasama dengan pihak Kementrian Agama. Mengingat geliat gerakan radikalisme berakar dari pemahaman yang keliru tentang agama tertentu.

"Banyak paham beredar di masyarakat, bagaimana orang mensikapinya. Orang-orang menggunakan agama sarana untuk alat tujuan tertentu. Agana dimanfaatkan untuk gerakan destruktif," jelas Komjen Usman seusai penandatanganan MoU pada Rabu tanggal 28 Oktober di JEC.

Melalui kerjasama dengan Kemenag, Komjen Usman berharap dapat menguatkan peran BNPT dalam memberatas aksi radikalisme di masyarakat. Pasalnya Kemenag memiliki divisi khusus yang menangani problem keagamaan berkaitan dengan radikalisme. Selain itu, peran Kemenag sebagai lembaga keagamaan mampu menjadi alat kampanye yang jitu menyebarkan paham anti terorisme.

“Di Kementrian Agama ada banyak yang berkaitan dengan keagamaan sehingga kita gandeng. Di negara kita banyak paham, orang bisa menghalalkan segala cara bisa untuk mencapai tujuannya. (Sehingga Kemenag) mereka ada sekolah dan lembaga untuk menyampaikan pesan, pencegahan tidakan destruktif, dengan membawa simbol agama tertentu,” tambah Komjen Usman.

Hal serupa juga disampaikan oleh Luqman Hakim Saifuddin adanya MoU kesepakatan ini mendorong pemuda untuk memerangi aksi radikalisme dan terorisme.

“Kalangan pemuda aktif melakukan pencegahan melawan terorisme, di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia,” kata Luqman. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next