Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Bedah Buku Antologi Puisi-Esai: Mereka yang Takluk di Hadapan Korupsi

Bedah Buku Antologi Puisi-Esai: Mereka yang Takluk di Hadapan Korupsi

Jakarta-KoPi| Gerakan anti-korupsi bukan cuma bisa dilakukan lewat pendekatan politik, hukum, dan aksi demonstrasi di jalan, tetapi juga perlu digalakkan lewat media seni-budaya. Salah satunya adalah lewat penerbitan buku puisi-esai yang bertema anti-korupsi.

Demikian dinyatakan Satrio Arismunandar, pengarang buku “Antologi Puisi-Esai: Mereka yang Takluk di Hadapan Korupsi,” di Jakarta, Selasa (24/3).

Buku itu dijadwalkan diluncurkan di Kampus FISIP-UI Depok, Kamis pagi (26/3), dengan pembahas: Abdullah Hehamahua, mantan Penasihat KPK; Dr. Manneke Budiman, Dosen Sastra FIB-UI; dan Agus R. Sarjono, penyair dan Pemimpin Umum “Jurnal Sajak.”Buku puisi-esai karya Satrio itu berisi profil lima tokoh koruptor, yang ironinya justru berlatar belakang pendidikan dan agama, yang seharusnya menjadi teladan moral bagi masyarakat.

Tokoh-tokoh fiktif yang mengambil inspirasi dari dunia nyata itu adalah: mantan aktivis mahasiswa, dosen teladan, penghafal kitab suci, tokoh partai berwarna agama, dan hakim agung.

Format puisi-esai itu sendiri merupakan sebuah puisi panjang, dengan tema utama kritik sosial. Berbeda dengan puisi biasa, puisi-esai dilengkapi dengan catatan kaki untuk menjelaskan konteks dan konten yang diceritakan dalam puisi.Satrio Arismunandar adalah mantan aktivis mahasiswa, jurnalis, dosen, penulis buku, dan doktor filsafat lulusan FIB-UI. Acara peluncuran buku ini merupakan hasil kerjasama Badan Eksekutif Mahasiswa FISIP-UI dan penerbit Inspirasi.co.|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next