Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Batik day fashion show, staf jadi model

Batik day fashion show, staf jadi model

Jogjakarta-KoPi| Sebuah lampu sorot membidik dua insan yang berjalan berlenggak-lenggok di atas panggung. Sementara belasan lensa kamera mengintai dari segala arah, mencari waktu yang tepat untuk membidik, dan merekam satu moment terbaik.

Suatu suana meriah dalam ajang ‘Batik day Fashion Show’ di lobby court Hyatt Regency. Untuk memperingati hari batik nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2015.

Marketing Communicating Consultant, Ayu Cornelia menjelaskan fashion ini menjadi ajang mencintai dan melestarikan batik kepada masyarakat. Peserta fashion show sendiri berasal dari staf dan karyawan Hyatt Rgency dari semua departemen.

“Peserta dari staf dari semua departemen yang terdiri dari 40 orang dan lima di antaranya tamu dari mancanegara, pesertanya pasangan dan single,” jelas Ayu saat acara ‘Batik day Fashion Show’ pukul 16.30 Wib .

Ayu beralasan tidak mengundang model profesional namun memilih model dari kalangan sendiri, karena untuk memberikan apresiasi lebih terhadap kalangan internal Hyatt regency.

Fashion show ini menghadirkan tiga juri, salah satunya dari GM Hyatt Regency, I Gede Nurcahyadi. Standar penilaian lomba pada kreasi kostum, cara berjalan, dan cara berpakaian.

Dalam ajang ini Hyatt Regency bekerjasama dengan salah satu merk batik ‘tulis’ lokal. Upaya untuk lebih menghargai karya dari batik tulis.

“ Menghargai batik tulis sendiri karena penyelupannya lama,” tutur Ayu. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next