Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Bantul masih garap Perbup "udang"

Bantul masih garap Perbup "udang"

Bantul-KoPi| Rencana relokasi usaha tambak udang pantai selatan merupakan amanat kebijakan daerah DIY. Salah satunya Perda No. 16 tahun 2011 tentang Rencana Zonasi Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau Kecil, DIY membagi wilayah ekonomi kelautan dalam tiga wilayah.

Diantaranya zona Kulonprogo tentang usaha air payau di kecamatan Temon khusus Desa Jangkaran dan daerah Banaran dekat Kaliprogo. Sedangkan zona Bantul berpusat pada tiga kecamatan Srandakan, Sanden, dan Kretek.

Menurut kepala bidang perikanan Dinas Perikanan dan Kelautan DIY Suwarman Partosuwiryo dari pembagian wilayah itulah areal relokasi tambak udang dipilih. Untuk detail lokasi wilayah desa sudah diatur dengan peraturan kabupaten.

“untuk yang Bantul wilayah Sanden tetapi untuk desa ditentukan oleh Peraturan Kabupaten. Saat ini wilayah Kulonprogo sudah ada peraturannya tapi untuk detail tata ruangnya yang di Bantul belum masih proses pembuatan”, papar Suwarman.

Suwarman menambahkan sesuai koordinasi Pemkab Bantul dan jajarannya sepakat memilih dusun Wonoroto dan Ngetep sebagai lokasi relokasi.

Melalui ini pemerintah merelokasi sebanyak 329 petambak yang  terkena jalur lingkar selatan, terkena jalur sepadan pantai, dan petambak di wilayah Kretek yang melanggar areal konservasi Gumuk Pasir. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next