Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Australia 'meminang' Indonesia untuk meraih 3 triliun dolar

Australia 'meminang' Indonesia untuk meraih 3 triliun dolar

Jogjakarta-KoPi| Menteri Perdagangan dan Investasi Australia, Andrew Rob mengatakan Indonesia dan Australia memiliki posisi yang baik untuk melakukan kerjasama. Bentuk kerjasama ini akan menguntungkan kedua belah pihak. Untuk memenangkan peluang global senilai tiga triliun dolar.

"Saya ucapkan selamat pada pusat Australia-Indonesia yang mengambil inisiatif untuk mendukung kerjasama bersama ini. Saya juga berterima kasih kepada ANZ dan PwC atas sumbangsih mereka," kata Andew Rob saat konferensi pers di Royal Ambarukmo tanggal 17 November 2015.

Andrew Rob menambahkan Australia berkomitmen untuk membangun hubungan perdagangan dan investasi yang berkelanjutan dengan Indonesia. Dalam laporan yang disampaikan oleh ANZ dan Pwc (Pusat Indonesia-Australia) arah kerjasama kedua belah pihak akan menjalin kerjasama perdagangan dengan Tiongkok, Jepang dan Korea. Selain itu kerjasama perdagangan internasional ini juga akan melebar pada perdagangan bebas ASEAN-Australia-Selandia Baru dan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional dan Kemitraan Trans Pasifik (TPP).

Hal serupa juga disampaikan oleh Ketua Ekonom ANZ untuk Asia Selatan, ASEAN dan Pasifik, Glenn Maguire, kerjasama antara Australia dengan Indonesia akan memperkuat posisi di pasar global.

"Australia dan Indonesia memiliki potensi untuk menghadapi perdagangan Asia bersama. Kerjasama ekonomi yang kuat akan menguntungkan posisi kedua belah pihak," kata Glenn. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next