Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Aksi mogok makan mahasiswa Yogya masuk hari ke 6, Jokowi bergeming

Aksi mogok makan mahasiswa Yogya masuk hari ke 6, Jokowi bergeming

Jogja-KoPi| Aksi mogok makan Persatuan Aksi Mahasiswa Nasional (PANAMA) memasuki hari ke enam, terdapat 7 mahasiswa yang masih bertahan hingga saat ini, dan bertekad untuk melanjutkan aksi mogok makan hingga Rini Soemarno dipecat dan ditangkap.

"Kondisi ketujuh kawan kami mulai melemah, namun kami bertekad untuk tetap melakukan aksi ini hingga Rini Soemarno ditangkap dan dipecat," jelas Hilman Wirawan, Humas PANAMA.

Sampai saat ini, tercatat Rp 67,4 milliar uang yang dimiliki Rini Soemarno tersimpan di rekening dengan status bebas pajak (tax haven). "Kami percaya jumlah itu masih terlalu kecil," tambah Hilman Wirawan.

Munculnya nama Rini Soemarno dalam dokumen Mossack Fonseca, mengindikasikan bahwa selama ini Rini Soemarno, sebagai Pejabat Negara Pengemplang Pajak.

Aksi mogok makan yang dilakukan oleh para mahasiswa yang tergabung dalam aliansi PANAMA ini meminta Presiden Jokowi untuk segera memecat dan menangkap Rini Soemarno. Selain itu, PANAMA bersama dengan mahasiswa yang tersebar di 45 kota, 178 kampus telah siap untuk masuk ke Jakarta untuk melakukan aksi besar-besaran pada tanggal 2 mei 2016 nanti dengan tuntutan yang sama.

"Kami berharap Bapak Presiden Joko Widodo memecat dan menangkap Rini Soemarno paling lambat tanggal 2 Mei 2016 nanti, saat kami akan melakukan aksi besar-besaran di Jakarta," tutur Holman Wirawan.

PANAMA juga meminta Joko Widodo membawa kembali uang sejumlah Rp 11.400 Triliun yang tercatat dalam dokumen Panama Papers ke Indonesia, karena uang tersebut berasal dari Indonesia.

Menurut Hilman Wirawan, kewajiban pajak atas uang Rp 11.400 triliun itu bisa digunakan untuk kesejahteraan rakyat, untuk membangun sekolah, rumah sakit dan fasilitas umum lainnya untuk rakyat.

"Kami meminta agar Bapak Presiden Joko Widodo menyita dan mengusut tuntas asal usul uang Rp 11.400 Triliun itu. Karena sangat bisa jadi, uang yang sangat besar itu adalah hasil korupsi, pencucian uang, uang hasil kejahatan narkoba dan lain-lain yang melanggar hukum," jelas Hilman Wirawan.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next