Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Akhirnya terkuak penyebab terjatuhnya Air Asia tahun lalu

Akhirnya terkuak penyebab terjatuhnya Air Asia tahun lalu

Jakarta-KoPi| Komite Nasional Keselamatan Transportasi Indonesia (KNKTI) menyatakan kesalahan sistem kontrol kemudi adalah faktor utama dalam kecelakaan Desember tahun lalu yang menewaskan 162 orang.

Masalah yang muncul berulang kali terjadi pada sistem kemudi menyebabkan pilot menggunakan autopilot dalam cuaca badai dalam upaya memperbaiki situasi.

Penyidik mengatakan solder pada sistem Rudder Travel Limiter yang membantu gerakan kemudi mengalami keretakan, yang mengarah untuk mengirim sistem peringatan berulang kali ke pilot.

Ketika mereka menerima peringatan yang keempat, pilot menarik sirkuit pemutus pada bagian dari sistem kontrol pesawat dalam upaya untuk me-reset sistem. Hal ini menyebabkan matinya autopilot, dan pada saat itu pesawat mulai bergulir.

“Tindakan yang diambil oleh awak pesawat berujung dengan tidak dapat dikendalikannya pesawat,” menurut laporan tersebut.

Kondisi berkepanjangan itu menjadi penyebab yang berada di luar kemampuan kru untuk dipulihkan,” katanya.

KNKTI juga menambahkan perekam data penerbangan tidak menunjukkan cuaca tidak mempengaruhi pesawat. Keretakan pada solder tidak berfungsi berulang kali, termasuk yang keempat kali selama penerbangan, dan 23 kali di tahun sebelumnya.

Airbus A320 jatuh dalam setengah perjalanan dari Surabaya menuju ke Singapura pada tanggal 28 Desember tahun lalu. |Mahfud Sya’roni|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next