Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Akbar Tanjung: Munaslub cara utama selamatkan Golkar

akbar tanjung

Sleman-KoPi| Wakil Dewan Kehormatam Partai Golkar, Akbar Tanjung mengatakan Musyawarah Nasional Luar Biasa(Munaslub) sebagai manuver andalan untuk mengubah nasib Golkar saat ini.

Melihat kondisi Golkar yang saat ini terombang-ambing akibat tersandungnya sang ketua umum, Setya Novanto, Akbar pun menekankan hanya jalan Munaslub yang bisa ditempuh partai ini. Munaslub ini diharapkan menjadi titik perubahan dari kemelut Golkar akhir-akhir ini.

"Golkar memang hari-hari ini situasinya amat berat terutama pada kasus Setya Novanto. Satu-satunya cara Golkar mengatasinya adalah diadakannya munaslub. Dan tentunya ini diharapkan menghasilkan pemimpin baru ,komitmen baru, tekad baru dan visi baru,"ujarnya disela waktu mengisi Seminar "Refleksi Kepahlawanan Prof. Lafran Pane" di Rektorat UNY, Rabu (13/12).

Setelah Munaslub digelar,Akbar pun berharap Golkar yang baru dapat menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan. Seperti perbedaan Golkar sebelum kepemimpinan Setya Novanto dan Golkar sesudah kepemimpinannya.Tak hanya itu, Golkar pun juga dituntut untuk berubah demi menghadapi agenda politik besar seperti Pilkada tahun 2018 ,Pileg dan juga Pilpres pada tahun 2019.

Menurutnya hal ini perlu dilakukan agar mengembalikan posisi Golkar kembali ke sedia kala seperti pada Era Orde Baru dan Reformasi yang seringkali menang sebagai mayoritas tunggal.

"Golkar sebagai organisasi besar dan memiliki pengalaman panjang sejak era orde baru dan era reformasi,meski pernah tertekan namun menang. Setelah itu terjadi berbagai penurunan hingga penurunan yang mengkhawatirkan akhir-akhir ini.
Kedepan dengan ada nya perubahan pada Golkar, maka Organisasi ini dapat menghadapi agenda mendatang dan mendapatkan kepercayaan publik kembali,"tambahnya.

Lebih lanjut, Akbar mengkhawatirkan adanya penggerusan organisasi secara masif dan berkelanjutan. Penggerusan pun dikhawatirkan melebihi ambang batas. Mengenai nama calon ketua yang paling memungkinan memimpin Golkar, Akbar menyebut nama Erlangga Hartanto yang paling menonjol untuk memimpin partai berlambangkan Pohon beringin ini.

"Yang paling menonjol adalah nama Erlangga Hartanto , tetapi nama lainnya juga punya peluang,"pungkasnya.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next