Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

50 ribu PNS di DIY belum terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

50 ribu PNS di DIY belum terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

Jogjakarta-KoPi| Peserta BPJS Ketenagakerjaan DIY masih sangat minim. Menurut data BPJS DIY hingga Juli 2015 ini baru terdaftar 42 .672 peserta dari target 167.594 dengan prosentase pencapaian sekitar 43%.

“Target dari kantor pusat 1.480 hingga Juli baru sampai 561 baru tercapai target 64%. Target sampai bulan Juli ini jumlah tenga kerja targetnya 167.594 ribu baru tercapai 42 .672, baru tercapai 53%,” tutur Kepala Bidang Pemasaran Y.Aris Daryanto.

Aris menilai minimnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan karena masih terkendala keanggotaan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dari sekitar 60 ribuan PNS dari wilayah kota, kabupaten serta propinsi baru 7 ribuan PNS yang terdaftar keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam hal ini himbauan pemerintah, jaminan ketenagakerjaan PNS menjadi tanggungan dari PT. Taspen. Namun karena masih terkendala peraturan ASN (Aparat Sipil Negara) status PNS hingga kini tidak memiliki jaminan ketenagakerjaan.

Aris mengharapkan pihak pemerimntah untuk lebih memprioritaskan perlindungan kepada PNS. Sementara mengenai persoalan administratif terkait ASN bisa diselesaikan setelah urusan perlindungan selesai.

“Kepada pemerintah daerah, kabupaten DIY yang belum mendaftarkan anggotanya ikut BPJS Ketenagakerjaan, tentunya lebih dipentingkan perlindungannya dulu, mana kala ada perubahan ketentuan yang menyelenggarakan PT. Taspen itu persoalan nati, itu sudah dianggarkan dalam Permendagri No 37 tahun 2014, bahwa PNS diberikan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” papar Aris. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next