Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

3 SPBU Jogja launching Pertalite

3 SPBU Jogja launching Pertalite

Jogjakarta-KoPi| PT. Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV me-launching bahan bakar baru Pertalite di SPBU Lempuyangan pukul 09.00 WIB. 

Pertalite merupakan varian baru produk bahan bakar non subsidi Pertamina. Pertalite memiliki oktan 90 di atas premium dengan 88 oktan, dan di bawah Pertamax dengan 92 oktan.

Menurut Direktur Marketing Wilayah Jateng dan DIY, dalam uji pasar Pertalite perdana untuk wilayah Semarang dan DIY, ada 16 SPBU memasarkan Pertalite, 14 SPBU untuk wilayah Solo sisanya 3 SPBU di DIY, yakni di SPBU Lempuyangan, SPBU Kusumanegara, dan SPBU Sultan Agung.

"Ini kita permulaan roll out per hari per minggu dan akan bertambah terus, targetnya MOR Agustus ini ada 50 SPBU sudah menjual Pertalite," tutur Fredi saat konferensi pers di SPBU Lempuyangan pukul 10.00 WIB.

Distribusi Pertalite sudah memasuki tahap dua setelah distribusi di Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Prosentase distribusi Pertalite sekitar 10% di Jogjakarta dibandingkan dengan Premium dan Pertamax.

Distribusi Pertalite MOR IV disuplay dari terminal BBM Boyolali dengan kapasitas 5 ribu kilo liter Jateng dan DIY. Sejauh ini animo masyarakat cukup baik. Terbukti dengan 60 transaksi atau 650 liter sejak pukul 06.00-10.00 WIB.

Fredi menambahkan hadirnya Pertalite non subsidi tidak bertujuan untuk menghapus premium secara perlahan, namun untuk menambah variasi bahan bakar kepada masyarakat.

"Kita tidak akan menghapus premium, semu produk berkompetisi, lebih memberikan variasi ke masyarakat," pungkas Fredi.

Hal serupa diungkapkan oleh konsumen, Untung Sutrisno yang mengatakan munculnya Pertalite menambah pilihan BBM bagi konsumen. "Dari Premium ke Pertalite udah gak mahal trus dari Pertalite ke Pertamax juga gak mahal ini tergantung pilihan," tutur Untung. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next