Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

3 Juta lebih siswa SMA, SMK dan MA melaksanakan UN 2016

www.smkn1adw.sch.id www.smkn1adw.sch.id

Jakarta-KoPi| Ujian Nasional 2016 mulai digelar Senin (4/4) di seluruh Indonesia. Peserta UN kali ini mencapai 3.302.673 siswa yang terdiri dari siswa Sekolah Menegah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan dan Madrasah Aliyah (MA).

Menurut Nizam, Kepala Pusat Pendidikan Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan praktik ujian saat ini menggunakan UNBK ( Ujian Nasional Bebasis Komputer). Saat ini siswa yang menggunakan basis ini mencapai 927 ribu siswa atau 4.402 sekolah. Sebelumnya hanya 594 sekolah. Untuk sementara, di luar jumlah itu masih menggunakan UN berbasis kertas.

Kememdikbud terus mendorong agar pelaksanaan UNBK dapat dilaksanakan oleh seluruh sekolah di Indonesia. UNBK, meurut Nizam memiliki kelebihan dalam hal efisiensi dan menekan angka kecurangan. Sekolah juga tak perlu mengadakan peralatan komputer, namun hanya menggunakan peralatan yang tersedia. Jika tak mencukupi, bisa menggunakan peralatan di sekolah lain yang tidak melaksanakan UN. Demikian seperti yang dikutip dari Antara.

"Setiap tahun, kami membuat sekitar 170.000 soal untuk UNBK," tambah dia.

Peserta UNBK juga akan kesulitan berbuat curang karena soal yang didapat para siswa bersifat acak. Sehingga antara siswa satu dan lain, mengerjakan soal yang tidak sama.

Untuk pengawas, pada UN berbasis kertas ada dua pengawas di setiap kelas. Sementara untuk UNBK terdapat satu teknisi dan satu proktor yang memastikan siswa melaksanakan UNBK sesuai dengan prosedur. |Antara News|KoPi|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next