Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Susi ingin kerjasama dengan Norwegia

Susi ingin kerjasama dengan Norwegia

Jakarta-KoPi- Merasa mendapatkan wawasan yang baik dari pengalaman Norwegia tentang pengembangan budidaya perairan atau akuakultur, Susi merasa sangat perlu belajar dari negara itu. Demikian Susi menyampaikan keinginannya.

Dalam bahasa Inggris, Menteri Kelautan dan perikanan itu meyakinkan bahwa belajar dari pengalaman Norwegia kita kan mencapai keberhasilan -yang semula nol akan menjadi 10 juta Dolar Amerika Serikat, katanya penuh optimis.

Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Stig Traavik mengatakan, Norwegia pada 1980 tidak mengekspor hasil laut dan perikanan sama sekali. Namun, dengan pengembangan akuakultur, angka ekspor Norwegia pada tahun 2013 mencapai 10 miliar dollar AS.

Menteri yang dianggap kontroversi itu menganggap penting melakukan kerjasama dengan Norwegia saat ini.  Untuk itu  Idonesia akan menjajaki kemungkinan kerjasama, diantaranya, pebudiyaan ikan Baramundi dan Tuna Yellowfin, di Yapen, Papua Barat.

Menurut Susi, kerjasama dengan Norwegia menguntungkan tidak saja soal pembudiayaan perikanan, tetapi juga Norwegia memiliki komitmen terhadap terjaganya lingkungan hidup.

"Saya yakin, dengan luas wilayah perairan Indonesia yang terdiri dari 17.000 pulau akan menghasilkan angka yang lebih besar. Angka yang menurut saya bakal melebihi ekspor Norwegia tahun lalu yang mencapai 10 miliar dollar AS."

Sementara itu Susi juga menambahakan, "meski dari pengusaha yang bergerak di Industri perikanan, saya merasa pengalaman saya belum cukup untuk mengelolah kekayaan di perairan laut seluruh Indonesia, ekspor hasil kelautan dan perikanan di pantai Pangandaran saja dengan garis pantai sepanjang 91 kilometer mencapai 15-40 juta dollar AS."


back to top