Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Susi Air dan AS akan bom kapal nelayan asing ilegal

Susi Air dan AS akan bom kapal nelayan asing ilegal

Jakarta- KoPi- Susi Pudjiastuti mengaku geram dengan ulah kapal asing yang mencuri ikan di perairan laut Indonesia. Susi berniat akan mengahcurkan dan meneggelamkan kapal asing pencuri kekayaan Indonesia itu.

Kali ini, Susi tidak akan segan untuk menghancurkan kapal-kapal ilegal yang mencuri karena, menurutnya ia telah melakukan perjanjian dengan para duta besarnya.

"Saya akan meminjamkan peawat-pesawat Susi Air untuk mengebom kapal-kapal yang ketahuan mencuri ikan tersebut." Tegas Susi Pudjiastuti di Grand Hyatt Jakarta kemarin 9 November 2014.

Dalam kesempatan itu Susi juga mengatakan bahwa Indonesia mempunyai peralatan yang memadai kalau hanya sekedar monitoring. namun untuk lebih memperketat, Amerika Serikat akan siap membantu melakukan pengawasan.

"Kalau kurang canggih lagi, kemarin Dubes AS sudah janji dan punya PR banyak dari saya. Dia akan membantu angkatan laut dan kepolisian. Jadi saya yakin dengan bilateral antar negara ini kita akan bisa,".

back to top