Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Susi Air dan AS akan bom kapal nelayan asing ilegal

Susi Air dan AS akan bom kapal nelayan asing ilegal

Jakarta- KoPi- Susi Pudjiastuti mengaku geram dengan ulah kapal asing yang mencuri ikan di perairan laut Indonesia. Susi berniat akan mengahcurkan dan meneggelamkan kapal asing pencuri kekayaan Indonesia itu.

Kali ini, Susi tidak akan segan untuk menghancurkan kapal-kapal ilegal yang mencuri karena, menurutnya ia telah melakukan perjanjian dengan para duta besarnya.

"Saya akan meminjamkan peawat-pesawat Susi Air untuk mengebom kapal-kapal yang ketahuan mencuri ikan tersebut." Tegas Susi Pudjiastuti di Grand Hyatt Jakarta kemarin 9 November 2014.

Dalam kesempatan itu Susi juga mengatakan bahwa Indonesia mempunyai peralatan yang memadai kalau hanya sekedar monitoring. namun untuk lebih memperketat, Amerika Serikat akan siap membantu melakukan pengawasan.

"Kalau kurang canggih lagi, kemarin Dubes AS sudah janji dan punya PR banyak dari saya. Dia akan membantu angkatan laut dan kepolisian. Jadi saya yakin dengan bilateral antar negara ini kita akan bisa,".

back to top