Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Tolak pabrik semen Rembang, petani kirimkan surat ke Presiden

foto: @melanisubono foto: @melanisubono

Pati-KoPi| Para ibu petani di Pati dan Rembang yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) membuat surat permintaan untuk bertemu Presiden Joko Widodo, 5 April 2015.

Surat permohonan bertemu tersebut berkaitan dengan penolakan masyarakat petani Pati dan Rembang atas upaya penambangan dan pembangunan pabrik semen di Rembang. Surat itu ditandatangani oleh tiga petani perempuan.

Melani Subono, artis dan aktivis sosial yang mendampingi masyarakat petani di wilayah pegunungan Kendeng, Pati-Rembang memfasilitasi dengan berbagai upaya pegalangan dukungan masyarakat Indonesia.

Sebelumnya, berbagai aksi penolakan penambangan dan pembangunan pabrik semen di Rembang telah terjadi. Namun, pihak penguasa baik Pemprov Jateng dan pemerintah pusat belum tampak memberikan solusi yang diharapkan masyarakat.|E Hermawan

back to top