Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Rencana pembelokkan JJLS DIY merupakan pemborosan anggaran

SkyscraperCity SkyscraperCity

Jogja-KoPi|Wahana lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengkritik keras pembelokkan jalan jalur lintas selatan (JJLS) di barat Yogyakarta yang mengarah ke bandara baru Kulonprogo.

Ketua WALHI Halik Sandera mengatakan rencana pembelokkan JJLS yang dicanangkan pemerintah tidak hanya berdampak pada pengambilan lahan warga ,namun juga berakibat ke pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN).

"Pembelokkan JJLS ini selain mengambil lahan warga, pembelokkan juga dapat berakibat ke pemborosan APBN,"katanya saat diwawancarai di WALHI Yogyakarta,Selasa (20/6).

Ia menjelaskan sebelum rencana pembelokkan , pemerintah sudah berencana untuk membangun JJLS dan sudah melalui proses izin lingkungan.

Izin lingkungan ini dibuat untuk mengikat JJLS dengan ketentuan jalur tidak boleh diubah sesuai yang termuat pada izin lingkungan yang sudah dibuat. Pada waktu pembuatan izin lingkungan, JJLS tidak membelok ke Bandara baru.

Adanya perubahan jalur JJLS yang semula dari arah Purworejo kearah kota Wates, dibelokkan dan masuk jalur ke bandara baru ,tentunya harus mengubah kembali dan memperbarui izin tersebut. Ia pun menilai rencana ini justru menghabiskan uang anggaran negara.

"Dengan adanya rencana pembelokkan ini maka JJLS harus dibuat izin lingkungan yang dirubah. Selanjutnya tinggal infrastruktur mana yang dikorbankan,jika JJLS harus dikorbankan maka izin lingkungan,"imbuhnya.

Berkaitan dengan perubahan JJLS, Halik menjelaskan pemerintah harus mengeluarkan dan menambahkan anggaran yang cukup besar untuk memperbarui izin lingkungan.

Ia juga menerangkan pembangunan JJLS saat ini dibantu oleh hutang dari luar negeri. Pembelokkan ini justru akan menambah hutang indonesia lebih banyak.

" Dana yang dikeluarkan akan sia -sia dan ini akan menambah anggaran .Apalagi JJLS,didukung oleh hutang luar negeri,tanggungan hutang indonesia pun akan semakin besar,"terangnya.

Ia pun menghimbau kepada pemerintah untuk meninjau ulang kembali baik itu rencana pembelokkan JJLS dan JJLS sendiri. Karena ia menuturkan JJLS ini kedepannya akan memiliki dampak yang besar kepada lingungkan.

"JJLS juga memiliki dampak yang cukup besar seperti pantura,yang nantinya jalur dipakai untuk jalur industri dan tentunya ini akan berdampak ke lingkungan sekitar,"pungkasnya.| Syidiq Syiful Ardli

back to top