Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Montara Task Force harus ambil alih penecemaran Laut Timor

Luhut

Kupang-KoPi| "Montara Task Force (Satuan Tugas Montara) harus segera mengambil alih seluruh urusan yang berkaitan dengan kasus tumpahan minyak Montara di Laut Timor tahun 2009 guna mempercepat penyelesaian kasus tumpahan minyak Montara di laut Timor secara menyeluruh dan komprehensif".

"Montara Task Force yang dibentuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Luhut Pandjaitan pada tanggal 13 Agustus 2017 dengan tugas memonitor,mencermati dan berdialog dengan semua pihak terkait dalam Tragedi Pencemaran Minyak Montara di Laut Timor".

Hal ini disampaikan Ketua Tim Advokasi Rakyat Korban Montara,Ferdi Tanoni kepada wartawan di Kupang ,Minggu (25/02)

Kepada wartawan,Ferdi Tanoni yang juga mantan agen imigrasi Australia ini menegaskan sikap tegas Menko Kemaritiman Luhurt Binsar Pandjaitan dengan membentuk Montara Task Force sebagai representasi Pemerintah dan Rakyat Korban Montara tersebut telah mampu mendorong Australia untuk bersedia bekerja sama mencari solusi penyelesaian kasus tumpahan minyak Montara di Laut Timor.

“Ia mengatakan,Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop telah memberikan respons yang positif terhadap permintaan Luhut Binsar Pandjaitan, untuk memulai sebuah proses baru”.

“Selain itu Pemerintah Australia telah memberikan tanggapan yang positif juga terhadap permintaan rakyat korban melalui sebuah surat tertanggal 7 Pebruari 2018 yang ditujukan kepada saya, " katanya.

“Ia menambahkan Montara Task Force harus segera dan secepatnya mengambi alih seluruh urusan kasus pencemaran laut Timor ini,berhubung dalam surat Pemerintah Australia yang ditujukan kepada saya itu dengan tegas menyatakan Pemerintah Australia tidak bisa melakukan partisipasi secara maksimal dalam penyelesaian kasus Montara,berhubung Pemerintah Indonesia sedang menggugat PTTEP di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat”.

“Saya telah menyurati Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI untuk mencabut perkara yang salah tersebut dan segera berkoordinasi dengan Pemerintah di daerah NTT dan rakyat korban,namun demikian hingga saat ini walaupun gugatan perkara tersebut telah dicabut sejak tanggal 6 Pebruari 2018 akan tetapi belum ada koordinasi dengan Pemerintah Daerah di NTT dan rakyat korban,kata dia.

Menko Kemaritiman RI Luhut Binsar Pandjaitan selaku Ketua Montara Task Force diminta untuk bersikap tegas terhadap Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dengan mengambi alih seluruh urusan kasus pencemaran Laut Timor,agar tidak membingungkan Pemerintah Australia serta mem[ercepat proses penyelesaian kasus ini yang sudah berumur 8 tahun lebih,ungkap Tanoni.

Pemerintah Australia saat ini sedang menunggu sikap tegas Menko Kemaritiman RI Luhut Pandjaitan dalam penyelesaian kasus ini agar tidak mengganggu hubungan bilateral kedua Negara,kata Tanoni.

“Mengakhiri pernyataan nya,Ferdi Tanoni meyakini bahwa sikap tegas Pemerintahan Presiden Joko Widodo melalui Menko Kemaritiman RI Luhut Binsar Pandjaitan,dengan memberikan kuasa penuh kepada Montara Task Force untuk melanjutkan langkah-langkah penyelesaian kasus Montara dengan Pemerintah Australia dan pihak-pihak terkait lain nya maka, kasus tumpahan minyak Montara ini akan segera tereselesaikan”. (Leo).

back to top