Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

TNI akan turunkan 200 personil kawal masa lebaran di Yogyakarta

TNI akan turunkan 200 personil kawal masa lebaran di Yogyakarta

Jogja-KoPi|Komandan Distrik Militer (Dandim) Komando Distrik Militer (Kodim)0734 Letkol Inf Rudi Firmansyah menyatakan akan terjunkan 200 personil dalam operasi pengamanan lebaran di Kota Yogyakarta.

Dandim menjelaskan pihaknya sudah melakukan pembahasan awal pada upaya pengamanan lebaran bersama Kasat Polri Kota. Dari pembahasan awal itu,TNI dan Polri akan menyiapkan penjagaan awal di enam titik rawan di Kota Yogyakarta.

"Kalau posnya sementara ada enam ,meliputi Giwangan,Kebun Binatang,Nol Kilo,Kraton,Banteng, dan pertigaan Teteg. Tempat-tempat ini biasanya yang paling rawan,"katanya saat ditemui di Kodim 0734 Yogyakarta,Rabu (6/6).

Dandim juga menerangkan dari 200 personil TNi tersebut, 36 personil akan disebar dan berjaga di enam pos tersebut. Setiap pos akan diisi minimal enam anggota . Sementara sisanya akan berjaga di Makodim untuk berjaga jika ada panggilan darurat.

Selain pengamanan lewat pos, pihaknya juga akan berjaga untuk pengamanan jalur mudik di Yogyakarta. Beberapa wilayah yang menjadi fokus penjagan seperti di wilayah Giwangan.

"Untuk jalur arus mudik kami biasa siaga di Ringroad, namun kali ini kami juga fokus ke wilayah Giwangan," jelasnya.

Selama pra dan pasca lebaran, pihaknya juga membuka rest area di semua Kodim. Rest Area sendiri akan dibuka dari H-5 lebaran sampai H+5 lebaran.

Terlepas dari pengamanan setiap pos tersebut, TNI masih tetap melakukan pengamanan bersama Polri dari awal bulan Ramadhan sampai lebaran diseluruh kota Yogyakarta.

"Sementara untuk pengamanan keseluruhan kota, kita akan tetap melakukan patroli gabungan, ini sudah kita lakukan dari awal puasa sampai lebaran,"pungkasnya.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top