Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Pembalut mengandung klorin ternyata memicu kanker servix

Pembalut mengandung klorin ternyata memicu kanker servix

Jakarta-KoPi| Klorin yang terdapat dalam pebalut maupun pentyliner ternyata berbahaya. Menurut aturan. Permekes No 472 tahun1996 tentang pengamanan dan pengawasan bahan berbahaya. Mereka menyebutkan bahwa salah satu bahan berbahaya adalah klorin. Klorin merupakan bahan yang bersifat racun dan iritatif.

YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) baru baru ini melakukan penelitian mengenai pembalut dan pentyliner yang beredar di pasar konvensional. Dai 9 pembalut dan 7 pentyliner, klorin yang terdapat didalam sebanyak 5-54 ppm.

Anggota harian YLKI, Ilyani Sudrajat mengatakan bahaya dari kandungan klorin didalam pembalut adalah iritasi pada pengguna. Iritasi yang terdapat di dalam organ intim kewanitaan itu menyebabkan munculnya beragam penyakit.
Terpaparnya alat kelamin wanita oleh pembalut yang secara terus menerus menjadikan ruang sulit bernafas bagi organ intim wanita tersebut. Apalagi jika produk tersebut mengandung klorin, organ intim menjadi iritasi dan memunculkan beberapa penyakit.

“Iritasi yang disebabkan oleh klorin menjadi jalur pembuka yang sangat lebar bagi masuknya beragam virus dan bakteri ganas. Virus ganas seperti HPV ini merupakan penyebab utama kanker servix,” ujar Ilyani.

Ilyani melanjutkan bahwa klorin sebenanya tidak memicu kanker servix secara khusus. Namun, iritasi yang disebabkan oleh klorin menyebabkan pintu masuk bagi kemunculan penyakit kanker servix.

“Sangat jelas efek negatif dari kandungan klorin di dalam pembalut. Hal itu memicu adanya jenis penyakit lain yang akan diderita oleh wanita” lanjutnya.

BACA JUGA: Pampers juga mengandung klorin?

Klorin dalam pembalut, ini loh yang harusnya dilakukan oleh wanita

Klorin itu racun, Kemenkes harus lindungi masyarakat

 Duh, pembalut herbal ternyata lebih berbahaya

back to top