Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Waket KPK Bambang Widjojanto ditangkap polisi

Waket KPK Bambang Widjojanto ditangkap polisi

Jakarta-KoPi| Mabes Polri mengakui pihaknyatelah menangkap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Bambang ditangkap saat mengantar anaknya ke sekolah Jumat (23/1).

"Penangkapan dilakukan sekitar pukul 07.30 WIB," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Ronny Sompie di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Jumat 23 Januari 2015.

Polisi menangkap Bambang dalam kasus dugaan pemalsuan keterangan di sidang MK dalam kasus Pilkada 2010. Sebelumnya ada laporan masyarakat tentang kasus ini.

Mabes Polri mengklaim memiliki alat bukti untuk menangkap Bambang dan menjadikannya tersangka.

"Kemudian ada bukti dokumen yang bisa menjadi alat bukti surat, alat bukti ketiga keterangan ahli, sudah 3 alat bukti yang dikumpulkan penyidik, sehingga menjadi dasar memeriksa tersangka," jelas Kadiv Humas Mabes Polri Kombes Ronnie F Sompie di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (23/1).| E Hermawan

back to top