Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Jumlah eksekusi hukuman mati di dunia menurun

Jumlah eksekusi hukuman mati di dunia menurun

KoPi|Eksekusi hukuman mati di dunia berdasarkan data dari Amnesty Internasional (http://www.aljazeera.com) kurang lebih mencapai 1.032 orang di 2016, jumlah tersebut turun 37 % dibanding tahun 2015.

Jumlah eksekusi hukuman mati di dunia pada tahun 2016 turun sebanyak 602 terpidana mati atau 37% dari 1.634 orang di tahun 2015. Ini menandakan tahun 2015 masih menjadi angka tertinggi hukuman eksekusi mati sejak tahun 1989.

Negara anggota PBB di tahun 2016 membebaskan sebanyak 89% dari 193 terpidana mati.

Iran sendiri menyumbang 55 persent atau sebanyak 567 terpidana mati dari seluruh hukuman mati di dunia. Sementara itu, 87% jumlah eksekusi mati disumbang oleh Iran, Saudi Arabia, Iraq dan Pakistan dengan rincian, Iran 567 terpina, Iraq 88 terpidana, Pakistan 87 terpidana, dan Saudi Arabia 154 terpidana.

Terdapat penurunan sebanyak 42% di Iran dari 977 terpidana menjadi 567 terpidana. Sementara, Palestina turun 73% .

Eksekusi mati juga turun di Indonesia, Somalia, dan Amerika Serikat. Amerika Serikat sejak 2006 tidak menggunakan eksekutor untuk mengeksekusi mati, beralih pada pemakaian suntikan.

Sedangkan, hukuman mati yang diberikan di tahun 2016 mencapai 3.117 orang di 55 negara, 1.989 di tahun 2015, dan 2. 446 di tahun 2014.

back to top