Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

PLN kekurangan dana perbaikan

PLN kekurangan dana perbaikan
Beberapa kali PLN memadamkan listrik bergiliran di wilayah kota Yogyakarta. Alasannya perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur. Untuk skala yang lebih besar PLN melakukan “gropyokan” yang melibatkan banyak vendor. Namun hal itu belum sepenuhnya dilakukan karena terkendala dana.

Yogyakarta-KoPi| Gropyokan atau pemeliharaan yang dilakukan sebatas penebangan pohon, penertiban, dan perbaikan kawat listrik. Sehingga PLN menghimbau kepada masyarakat agar memaklumi kondisi tersebut.

Seperti yang diututurkan oleh Bambang Eko, PLN mengklaim masalah pemadaman murni perbaikan dan pemeliharaan. Proses perbaikan ini masih berjalan hingga kini. PLN juga berharap agar ada dana tambahan untuk perbaikan.
   
“Untuk suplai dana tahun 2014 saja bisa dikatakan investasi nol. Kita belum bisa bergerak lebih jauh. Kita tidak bisa melakukan perbaikan untuk investasi dan pemeliharaan lagi. Seperti di beberapa titik Gardu Induk, kawatnya sudah sangat tua. Untuk dana, Kita mungkin bisa mengusulkan dana ke DPR, tetapi PLN di bawah BUMN, mereka yang bisa memberikan dana”, tutur Bambang.

Sementara itu komisi C DPRD ketika coba ditemui untuk konfirmasi tidak bisa memberikan keterangan karena mengaku tengah melakukan kunjungan kerja ke Sleman. |Winda Efanur FS|

back to top