Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Pendiri Greenpeace: Nuklir punya banyak manfaat

www.universetoday.com www.universetoday.com

KoPi- Bom ! Ledakan! Itulah persepsi masyarakat bila mendengar kata nuklir. Namun nuklir tidak seseram itu. Seperti yang diungkap oleh pendiri Greenpeace, Patrick Moore, bahwa nuklir mempunyai banyak manfaat setelah menyadari kesalahannya menyamakan nuklir dengan senjata nuklir semata.

“Kami membuat kesalahan dengan menyamakan energi nuklir dengan senjata nuklir, nuklir mempunyai banyak manfaat dibandingkan dengan energi bahan bakar lainnya.”  Kata Patrick Moore.

Patrick berpendapat bahwa manfaat-manfaat dari pemanfaatan nuklir tersebut jauh lebih besar dibandingkan dengan apa yang dinamakan resiko.

Nuklir merupakan energi yang menjadi pilihan utama untuk saat ini karena ramah lingkungan dan aman. Terbukti banyak data ilmiah yang menunjukkan di Amerika sudah menggunakan energi nuklir sebesar 20% dari kebutuhan energinya.

Penggunaan energi nuklir, secara perlahan-lahan bisa mengurangi emiisi gas rumah kaca walaupun tidak secara signifikan. Dikarenakan masih sangat besar ketergantungan pemanfaatan bahan bakar  yang berasal dari fosil. Hal ini selaras dengan Stewart Brand Pendiri Whole Earth Catalog , hipotesis teori Gaia James Lovelock, dan Hugh Montefiore bahwa mereka melihat energi nuklir sebagai solusi.

Energi nuklir yang digunakan dapat memperkecil pelepasan gas karbon ke udara seperti data tahun 2002 bahwa energi nuklir Amerika Serikat telah berhasil menghindari pelepasan 189.500.000 ton karbon ke udara. Penurunan emisi gas tersebut jauh lebih besar 1,7 kali dibandingkan dengan semua energi yang digabungkan.

Selain pengurangan emisi gas rumah kaca, ternyata energi nuklir mempunyai dua manfaat tambahan yang ramah lingkungan.
Pertama, listrik nuklir menawarkan jalan penting dan praktis “ ekonomi hidrogen.” Hidrogen, digunakan sebagai sumber pembangkit listrik, menjanjikan untuk energi yang bersih dan hijau. Hidrogen dihasilkan melalui kelebihan panas dari reaktor nuklir, cara yang terjangkau dan efisien. Bebas emisi produksi hidrogen ini dapat dikembangkan untuk menciptakan ekonomi energi hijau di masa depan.

Kedua, energi nuklir dapat digunakan untuk mengatasi krisis lain yang berkembang misalnya kekurangan air bersih dan irigasi tanaman. Proses desalinasi sebagai sarana untuk menciptakan air segar dengan memanfaatkan kelebihan panas dari reaktor nuklir air dapat didesalinasi. Sehingga yang diharapkan ketika permintaan air tawar meningkat bisa dengan cepat terpenuhi. | Biografi Patrick Moore| Joko Raharjo| Batan

back to top