Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Turunkan harga Pertamax, Pertamina dorong masyarakat kurangi konsumsi Premium

Turunkan harga Pertamax, Pertamina dorong masyarakat kurangi konsumsi Premium
KoPi | Pemerintah tampaknya terus berusaha mendorong masyarakat agar tidak lagi menggunakan bahan bakar jenis Premium. Dengan semakin terjangkaunya harga BBM beroktan di atas 90, masyarakat diharapkan mengurangi konsumsi BBM bersubsidi.
 

PT Pertamina hari Minggu kemarin (15/5) kembali menurunkan harga BBM non-subsidi. Harga BBM jenis Pertamax turun Rp 200 per liter (Pulau Jawa, Madura, Bali) dan Rp 300 (daerah lain). Di Kota Surabaya sendiri, dengan adanya penurunan harga tersebut, harga BBM jenis Pertamax menjadi Rp 7.450 per liter. 

Sedangkan harga Pertamax Plus juga turun Rp 200 di Pulau Jawa, Madura, Bali, dan Nusa Tenggara Barat, serta turun Rp 300 di daerah lain. Sementara itu, harga Pertamina Dex turun sebesar Rp 300 di semua daerah di Indonesia yang menyediakan bahan bakar tersebut.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro dalam press release hari Minggu (15/5) menyebutkan, penetapan harga Pertamax tersebut merupakan kebijakan korporasi yang dilakukan secara berkala mengikuti tren harga minyak mentah dunia.

Harga Solar/Biosolar nonsubsidi juga mengalami penurunan sebesar Rp 300 per liter. Contohnya, untuk wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten BBM jenis tersebut turun dari Rp 6.950 menjadi Rp 6.650 per liter. 

"Selain karena rendahnya harga minyak, langkah penurunan harga ini merupakan wujud apresiasi perusahaan kepada konsumen," ujar Wianda dalam press release tersebut. Ia mengatakan, selama musim liburan lalu, konsumsi BBM jenis Pertamax melonjak hingga 30 %. Hal itu menunjukkan bahwa konsumen semakin memiliki kesadaran akan kesesuaian spesifikasi bahan bakar dengan kendaraan. 

 

back to top