Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Tingkat penggangguran terbuka di DIY mengalami peningkatan.

Jogja-KoPi| Badan Pusat Statistik (BPS) DIY melihat tingkat pengangguran terbuka (TPT) di daerah istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami peningkatan. BPS pun menghitung TPT DIY pada Februari 2018 sebesar 3,06%. Angka ini naik beberapa persen dibanding tahun sebelumnya.
 
"Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) D.I Yogyakarta pada Februari 2018 sebesar 3,06 persen, mengalami peningkatan 0,22 persen poin dibanding TPT Februari 2017 sebesar 2,84 persen," tulis BPS dalam rilis resminya, ditulis Selasa (8/5). 
 
Meski demikian, BPS mengungkapkan Angka TPT D.I Yogyakarta pada Februari 2018 ini lebih rendah dibanding TPT Nasional. TPT nasional pada bulan Februari lalu. sebesar 5,13 persen.
 
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) ini adalah indikator yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat penawaran tenaga kerja yang tidak digunakan atau tidak terserap oleh pasar kerja.
BPS pun juga menghitung penduduk yang sudah bekerja di Yogyakarta pada Februari 2018 mencapai 2,076 juta orang. Sementara angkatan kerja atau penduduk yang sudah produktif untuk bekerja di D.I Yogyakarta pada Februari 2018 sebanyak 2,142 juta orang.
 
BPS pun juga melihat tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di Yogyakarta pada Februari 2018 sebesar 72,21%.TPAK sebagai indikator ketenagakerjaan memberikan gambaran tentang penduduk yang aktif secara ekonomi dalam kegiatan sehari-hari dan merujuk pada suatu waktu dalam periode survei.TPAK sendiri merupakan perbandingan antara penduduk angkatan kerja dengan penduduk usia kerja. 
 
 "Hasil Sakernas Februari 2018 di D.I Yogyakarta menunjukan TPAK sebesar 72,21 persen, mengalami peningkatan jika dibandingkan keadaan Februari 2017 sebesar 72,00 persen atau selama kurun waktu satu tahun naik 0,21 persen poin," terang BPS.
 
Selama setahun terakhir, sektor-sektor yang mengalami peningkatan persentase penduduk pekerja adalah sektor industri pengolahan (3,19%), sektor perdagangan, hotel dan restoran (0,12%), sektor pengangkutan dan komunikasi (1,72%), serta sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan (0,88%).
 
Sementara sektor yang mengalami penurunan yaitu sektor pertanian (2,28%), sektor konstruksi (1,14%), sektor jasa-jasa (2,76%), dan sektor lainnya (0,27%).
 
BPS pun juga mengimbuhkan, berbagai kebijakan telah dibuat pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja. Namun, tampaknya kebijakan-kebijakan ini masih cukup berat untuk menekan tingkat laju pengangguran.
 
 "Hal ini ditunjukkan oleh TPT yang bergerak naik dari 2,84 persen pada Februari 2017 menjadi 3,06 persen pada Februari 2018,"pungkas BPS.

 

back to top