Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Pertemuan G20: Tantangan Ekonomi Dunia 2018

Pertemuan G20: Tantangan Ekonomi Dunia 2018

Istambul-KoPi| Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20 melakukan pertemuan selama dua hari, pada Selasa lalu. Mereka merundingkan target dua persen dari pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2018.

Wakil Perdana Menteri Turki Ali Babacan mengatakan dalam konferensi pers bahwa G20 telah berkomitmen untuk mengembangkan strategi pertumbuhan yang komprehensif untuk mencapai pertumbuhan yang kuat, berkelanjutan dan seimbang dan meningkatkan potensi pertumbuhan.

"Strategi pertumbuhan kami bertujuan untuk meningkatkan investasi, angkat kerja dan partisipasi, meningkatkan perdagangan dan mempromosikan kompetisi," katanya.

Ketika menjawab pertanyaan tentang risiko dari "kelelahan reformasi," Babacan mengakui bahwa beberapa negara telah menghadapi itu karena biaya politik yang harus dibayar.

Namun, hanya mereka yang mengatasi kesulitan yang dapat mempertahankan pertumbuhan ekonomi, tambahnya.

Babacan juga mengatakan bahwa sebagian besar negara G20 menyatakan komitmen mereka untuk reformasi, 2015 akan menjadi tahun yang berat dari pelaksanaan reformasi ini.

Selama hari pertama pertemuan mereka, para menteri keuangan dan gubernur bank sentral fokus pada agenda dunia dan membahas pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja di ekonomi utama.

Pertemuan ini dihadiri oleh semua negara anggota G20. Turki juga mengundang Azerbaijan bersama dengan Malaysia. |xinhuanet.com |Winda Efanur FS|


back to top