Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Pedagang di Alun-Alun Utara Jogja merasa kehilangan pembeli

Pedagang di Alun-Alun Utara Jogja merasa kehilangan pembeli

Jogjakarta-KoPi| Asisten bidang perekonomian Kota Jogja, Aman, tidak mempermasalahkan banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang belum mempunyai kios. Menurutnya persoalan jatah kios sudah dalam proses penyelesaian.

"(PKL yang belum dapat kios), sudah dikondisikan semuanya," jelas Aman saat pembukaan penataan kawasan Alun-Alun Utara pukul 15.15 WIB.

Sementara sekretaris Forum Komunitas Alun-Alun Utara, Krisnadi menjelaskan memang masih banyak pedagang yang belum bekerja optimal meskipun sudah peresmian penataan kawasan.

Krisnadi mengakui baru sebagian pedagang yang beroperasi, seperti pedagang kuliner wedang ronde dan angkringan.

Pihak Forum Komunitas Alun-Alun Utara telah menghimbau kepada Pemkot untuk segera menyelesaikan pembangunannya.

"Dari kami usul cepat pembangunannya seperti kios yang berada di depan pendopo museum Sonobudoyo, targetnya kami tahun 2016 selesai semua," jelas Krisnadi.

Secara terpisah salah satu pedagang angkringan kawasan Alun-Alun Utara timur, Yanti mengatakan sejak penataan kawasan Alun-Alun Utara pengunjung semakin sepi.

Menurutnya penataan yang telah menertibkan becak dan delman, telah menurunkan pengunjung.

"Dahulu kan semuanya bisa turun di sini sekarang tukang becak kan udah gak ada lagi, ya semakin sepi," jelas Yanti.

Sementara Krisnadi memaklumi kondisi pro-kontra terhadap penataan Alun-Alun Utara sebagai kelumrahan.

"Pro kontra sudah hal yang wajar. Pedagang khawatir ini tidak bisa jualan," pungkas Krisnadi. |Winda Efanur FS|

back to top