Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Pasar Indonesia jatuh bukan karena hukuman mati

milik:metronews.com milik:metronews.com

KoPi| Analis finansial Lin Che Wei membantah rumor yang menyatakan pasar Indonesia jatuh karena menjatuhkan hukuman mati. Lin Che We mengatakan bahwa jatuhnya pasar atau turunnya stock-market hanya sebuah kebetulan saja bersamaan dengan eksekusi hukuman mati beberapa waktu lalu.

Menurut Lin Che Wei, ada tiga penyebab dari market sell-off, pertama, kekuatiran melemahnya perekonomian di Indonesia .

Ke dua, Corporate Earnings dari beberapa perusahaan yg jauh di bawah harapan dan ke tiga, kekuatiran investor sehubungan pidato presiden di KAA dan debat tentang hutang IMF. Jadi tidak ada hubungannya antara Stock Market dengan hukuman mati. Demikian Lin Che Wei menjelaskan di Fbnya, 30 April 2015.|

back to top