Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Paket kebijakan ekonomi September II disambut skeptis rakyat kecil

Paket kebijakan ekonomi September II disambut skeptis rakyat kecil

Surabaya - KoPi |Presiden Joko Widodo mengumumkan paket kebijakan jilid II yang diyakini ampuh melawan kemerosotan perekonomian Indonesia. Dalam kebijakan yang diumumkan kemarin (29/9) Jokowi mengutamakan sektor Industri dan investasi.

Menteri keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa pemerintah memberikan proses percepatan pemberian Tax allowance dan Tax holiday (pembebasan pajak) bagi investor yang akan menanamkan modalnya di Indonesia.

Hal ini diyakini merupakan cara terbaik untuk menaikan kemerosotan perekonomian di Indonesia. Seperti yang diketahui sebelumnya, produksi di Indonesia semakin menurun, daya beli masyarakat semakin merosot dan sebanyak 43.000 pekerja di PHK.

Namun, kebijakan ini menuai sinisme dari masyarakat terutama pedagang kalangan bawah. “Oke sekarang ada paket kebijakan dua, larinya ke para investor, perusahaan besar. Lalu bagaimana dengan sektor rakyat kecil? Ditinggalkan begitu saja” ujar Halimah pemilik toko Fashion di Surabaya.

Halimah merasakan kemerosotan daya beli masyarakat. Biasanya ia menerima puluhan pembeli setiap hari, namun belakangan ini tokonya mulai terlihat sepi.

“Jokowi bikin kebijakan untuk kalangan pengusaha atas, tapi melupakan kalangan bawah. Sama aja membunuh rakyatnya toh? Gak realistis," ujarnya kepada KoPi.

Sebelumnya, Pemerintah Jokowi, Kamis, 9 September 2015 mengeluarkan paket kebijakan ekonomi yang disebut sebagai Paket Ekonomi September I. Paket kebijakan ini di antaranya adalah memberikan kemudahan bagi berkembangnya usaha kecil menengah (UKM) melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Tetapi, sepertinya paket kebijakan yang menyasar ke pengusaha kecil menengah tersebut belum begitu dipahami masyarakat kecil. |Labibah

back to top