Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Pajak rokok naik, PHK tak terbendung

Pajak rokok naik, PHK tak terbendung
KoPi| Di tengah lesunya perekonomian nasional, pemerintah justru menaikkan PPN rokok demi mengejar target pajak. Langkah pemerintah tersebut dikhawatirkan menambah panjang daftar perusahaan yang melakukan PHK pada karyawannya.
 

Peraturan Kementerian Keuangan yang menaikkan PPN rokok sebesar 0,3% tersebut rencananya akan mulai berlaku tahun depan. Terkait keputusan Menteri Keuangan tersebut, Menteri Perindustrian Saleh Husin telah mengirimkan surat keberatan. Saleh khawatir kalangan industri akan semakin terbebani dengan adanya tambahan pajak tersebut.

"Teman-teman industri agak sedikit keberatan setelah target kenaikan cukai yang dinilai terlalu tinggi. PPN ini menyulitkan industri rokok yang ada, terutama industri kecil. Nanti bisa ada PHK lagi," ujar Saleh, Selasa, seperti dikutip dari Sindo.

Kekhawatiran Saleh tersebut bukannya tidak beralasan. Imbas pelemahan ekonomi dan terpuruknya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika sudah membuat beberapa perusahaan merumahkan karyawannya.

Data BPJS Ketenagakerjaan menyebutkan, hingga tanggal 28 September 2015, dari 724.500 pekerja yang mencairkan Jaminan Hari Tua (JHT), 27.000 di antaranya merupakan korban PHK. Angka tersebut hanya berdasar data valid dari BPJS. Bisa jadi di luar sana ada lebih banyak karyawan yang terkena PHK. Pasalnya, tidak semua pengusaha melaporkan PHK kepada pemerintah, atau ada juga pegawai yang tidak terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan.

 

back to top